Krisis Timur Tengah, Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman
- 07 Mar 2026 16:23 WIB
- Bula
RRI. CO. ID, Bula - PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Saat ini, stok BBM nasional berada pada kisaran sekitar 21 hari dan terus dikelola dalam sistem logistik energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan bahwa stok operasional tersebut merupakan cadangan yang secara normal disiapkan untuk menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, stok tersebut merupakan pasokan BBM yang telah tersimpan sesuai kapasitas penimbunan nasional dan siap disalurkan kepada masyarakat. Jumlahnya bersifat dinamis karena terus diperbarui mengikuti kebutuhan konsumsi energi.
“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau penambahan melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya,” ujar Roberth dalam keterangannya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi. Sistem tersebut mencakup pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan sistem tersebut, ketersediaan energi dapat terjaga dan didistribusikan secara merata kepada masyarakat.
Selain itu, perusahaan juga terus memantau dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi dunia.
Roberth mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional, di antaranya melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, serta optimalisasi operasi kilang dalam negeri.
“Pertamina Patra Niaga juga terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menyampaikan bahwa kesiapan pasokan energi juga terus dijaga di tingkat regional, khususnya selama ramadan dan Idulfitri.
Ia mengatakan sistem logistik energi secara nasional telah dirancang untuk memastikan keandalan suplai hingga ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah Papua dan Maluku.
“Di tingkat regional, kami memastikan perencanaan suplai BBM ke wilayah kepulauan, pegunungan, hingga wilayah 3T di Papua dan Maluku berjalan dengan baik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.
Saat ini seluruh Fuel Terminal di wilayah Papua dan Maluku disebut dalam kondisi optimal untuk menyalurkan BBM kepada lembaga penyalur yang melayani kebutuhan masyarakat selama masa Ramadan dan Idulfitri.
Pihak Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai penting agar distribusi energi tetap stabil dan merata.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.