Bahasa Inggris Jadi Sarana Dakwah dan Diplomasi Budaya

  • 11 Feb 2026 00:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Program KITA INDONESIA RRI Pro 2 Bukittinggi membahas pentingnya penguasaan bahasa asing. Diskusi ini menghadirkan Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 67 Bukittinggi Utari Nanda Rismi.

Acara yang berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026 ini juga menghadirkan siswa berprestasi. Isu inovasi pendidikan untuk menghadapi tantangan global menjadi topik utama dalam diskusi tersebut.

Ustazah Tari menepis pandangan bahwa belajar bahasa asing adalah bentuk asimilasi budaya barat. Baginya bahasa Inggris merupakan alat strategis bagi lembaga pendidikan Islam di masa depan.

Penguasaan bahasa luar bukan bertujuan mengajak anak-anak Indonesia bersikap kebarat-baratan secara buta. Bahasa Inggris justru menjadi kunci untuk memperkenalkan keindahan agama Islam kepada dunia.

Generasi muda diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan secara universal melalui komunikasi yang efektif. Hal ini menjadi sarana kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di kancah internasional.

Presenter Icha Maysa menekankan bahwa bahasa asing merupakan sarana diplomasi budaya yang sangat kuat. Siswa dapat menjadi duta bangsa dalam memperkenalkan kekayaan identitas Indonesia ke mata dunia.

Tantangan global masa depan menuntut kesiapan literasi yang mumpuni bagi setiap anak bangsa. Bahasa Inggris kini menjadi syarat mutlak dalam menghadapi dinamika zaman yang terus bergerak.

Orang tua diharapkan senantiasa mendukung minat anak dalam mempelajari berbagai bahasa internasional saat ini. Suasana belajar yang menyenangkan akan membuat anak merasa nyaman berkomunikasi menggunakan bahasa asing.

Diskusi ini memotivasi sekolah di Bukittinggi untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran anak. Penguasaan bahasa menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi muda yang lebih gemilang. (MK)

Rekomendasi Berita