Pohon Biasa Vs Pohon Sawit

  • 08 Des 2025 13:20 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Banyak yang beranggapan bahwa pohon sawit sama saja dengan pohon lainnya. Sama-sama tinggi, sama-sama punya batang, dan sama-sama menyerap karbon. Tapi, ketika kita bicara soal peran terhadap alam dan lingkungan, jawabannya beda jauh.

Pohon biasa seperti jati, mahoni, mangga, atau pohon hutan lainnya punya akar tunggang yang kuat, menjaga tanah tetap stabil dan air tetap terserap. Tajuknya juga bertingkat-tingkat, menciptakan ekosistem lengkap bagi burung, serangga, dan hewan lain untuk hidup aman.

Sementara pohon sawit punya akar serabut yang dangkal, membuat tanah mudah tergerus dan air mengalir begitu saja tanpa sempat ditahan. Lahan sawit juga cenderung monokultur, yang artinya nyaris tidak menyediakan tempat hidup bagi banyak makhluk di bumi ini.

Kalau pohon biasa membantu menyejukkan iklim dan menyimpan karbon dalam jumlah besar, sawit memang menyerap CO₂ tetapi tidak sebanding dengan apa yang dirusak saat hutan alami dibabat dan diganti kebun sawit.

Pohon biasa itu “rumah lengkap” bagi banyak kehidupan. Pohon sawit lebih mirip “pabrik satu produk” ada sisi manfaat ekonomi, tapi tidak mampu menggantikan fungsi ekologis hutan yang hilang.

Jadi, kalau ada yang bilang cukup mengganti hutan dengan sawit karena “sama-sama pohon”, kita perlu jawab: Yang sama hanya bentuknya — tapi fungsi alamnya beda jauh.

Mari rawat pohon dan hutan alami di sekitar kita, karena darinyalah udara bersih, air, dan keseimbangan hidup kita bergantung. (AMY/YPA)

Rekomendasi Berita