Kemenag Bukittinggi Perkuat Solidaritas lewat Zakat Joyful Ramadhan 1447 H
- 13 Mar 2026 06:35 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi— Dalam rangka mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem serta memperkuat kolaborasi multipihak dalam penguatan zakat, infak, dan sedekah pada momentum Ramadhan, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Indonesia Berdaya – “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” melalui program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Eri Iswandi, Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi Yandri Gustianto Datuk Alam Batuah, pimpinan Lazismu, Kasi Bimas Islam, H. Zulfikar, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Zulfabriandi, serta sejumlah undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari BAZNAS serta zakat ASN Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi kepada sejumlah tenaga Non ASN dan masyarakat yang berhak menerima di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

Program ini merupakan kegiatan nasional yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia, yang dilaksanakan secara serentak bersama 34 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan 509 Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota pada satuan kerja Bimas Islam di seluruh Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Eri Iswandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi berbagai pihak dalam mengoptimalkan potensi zakat dan dana sosial keagamaan untuk pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, serta elemen masyarakat lintas agama untuk memperkuat solidaritas sosial. Melalui momentum Ramadhan, kita ingin memastikan bahwa dana sosial keagamaan dapat didistribusikan secara akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Eri Iswandi.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur strategis seperti Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Agama RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BAZNAS RI, Forum Zakat (FOZ), serta berbagai Lembaga Amil Zakat dan lembaga filantropi nasional lainnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat ekosistem filantropi Islam yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan Indonesia Berdaya ini kita berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh, sehingga zakat, infak, dan sedekah benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi kolaboratif antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan elemen masyarakat dalam mengoptimalkan pendistribusian dana sosial keagamaan, khususnya pada bulan suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan. (Syafrial)