Pasar Aur Kuning Bukittinggi Mulai Ramai Pembeli

  • 11 Mar 2026 21:21 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukitttinggi - Sembilan hari menjelang hari raya Idulfitri 1447 geliat perekonomian mulai terasa di pasar Aur Kuning Bukittinggi, hal ini terlihat jelas saat rri memasuki kawasan pasar tersebut Rabu 11 Maret 2026, toko pakaian banyak di padati pengunjung kondisi sangat kontras dengan beberapa waktu sebelum bulan ramadhan yang terlihat sepi pengunjung.

Seorang pedagang pakaian muslim Rustam Effendi (60) mengatakan suasana ramai mulai terasa beberapa hari ini " biaso no langang bana , atau biasannya sepi " ucap Rustam, para pedagang dari daerah lain sudah mulai masuk seperti dari Muaro Bungo Jambi, Pasaman, Mandailing dan juga dari Rumbai dan Dharmasraya , hal ini juga terlihat di depan toko beberapa karyawan sedang sibuk mempacking pakaian yang sudah di pesan oleh pelanggan dan siap untuk dibawa langsung menggunakan bus antar kota antar provinsi ke alamat tujuan.

Sementara itu Irma Tampubolon ( 45) seorang pedagang pakaian dari Tapanuli Utara mengatakan ia lebih suka berbelanja ke pasar Aur Kuning Bukittinggi karena banyak pilihan barang dan harga juga tidak terlalu tinggi, pakaian anak anak, pakaian muslim dewasa serta aneka jilbab adalah dagangannya semenjak dulu, jika dibandingkan tahun lalu dan tahun ini memang terjadi penurunan transaksi daerahnya, hal ini karena masyarakat saat ini lebih memilih berbelanja online dari pada ke pasar, namun ia tetap melanjutkan berdagang dari pasar ke pasar walaupun harus berjualan secara kredit setiap harinya, dan ini mampu menutupi kebutuhan harian serta bisa mengantarkan putri semata wayangnya kuliah di ITB Bandung ucap Irma.

Kepadatan juga terjadi di jalan masuk ke kompelk auri, jakan yang biasanya lengang saat ini begitu padat bahkan untuk berjalanpun harus berdesakan apalagi saat tukang angkut barang lewat menggunakan gerobak besi yang bersorak agar yang lain memberikannya jalan, dan yang lebih menarik ada pedagang kaki lima yang meneriakan kepada pengunjung agar waspada terhadap aksi copet sehingga masyarakat yang lewat mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaanya.

(ALT/YPA)

Rekomendasi Berita