Kehidupan Islam di Jepang saat Ramadan

  • 11 Mar 2026 10:35 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ramadan 2026 di Jepang diperkirakan menjadi momen yang istimewa dan penuh tantangan dengan awal puasa jatuh pada tanggal 19 Februari 2026 berdasarkan Hilal Commitee Japan. Puasa berlangsung salama transisi musim dingin ke musim semi, yang memberikan suasana sejuk dan durasi puasa yang moderat.

Meski berbeda budaya dan zona waktu, dengan sedikit persiapan, tetpa harus menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan nyaman sambil menikmati keindahan Negri Sakura. Meskipun Jepang bukan mayoritas muslim, muslim di Jepang tetap menjalankan ibadah puasa.

Di Jepang puasa berlangsung sekitar 12 hingga 15 jam perhari, dengan sahur sekitar 04.00 - 05.00 pagi. Sedangkan waktu berbuka adalah pukul 17.30 - 18.00 srore.

Puasa Ramadan yang terjai di akhir musim dingin ke awal musim semi, cuaca cendrung dingin dan sejuk yang membuat puasa lebih mudah menjalani secara fisik dibandingkan musim panas.

Ramadan tahun 2026 akan bertepatan dengan musim sakura. Umat muslim di Jepang memiliki kesempatan unik untuk merasakan berbuka puasa sambil menikmati pemandangan sakura. Di Jepang buka puasa bersama terlihat pemandangan di berbagai masjid dan pusat komunitas di Tokyo serta kota besar lainnya yang memperkuat rasa persaudaraan.

Secara keseluruhan, Ramadan di Jepang tahun 2026 menawarkan kombinasi unik antara ketenangan ibadah, keindahan alam musim semi dan persudaraan erat di tengah masyarakat. Banyak umat muslim memanfaatkan bahan makanan lokal yang halal seperti sayur dan seafood atau membeli makanan di toko toko yang halal. (EL/YPA)

Sumber berita : japantrips.id

Rekomendasi Berita