Coaching Clinic Bukittinggi Video Kompetisi 2026 Dihadiri 100 Kreator Terpilih

  • 12 Mar 2026 10:16 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Sebanyak 100 kreator terpilih dalam ajang Bukittinggi Video Kompetisi 2026 menghadiri kegiatan Coaching Clinic yang dilaksanakan di Aula Balaikota Bukitttinggi secara luring dan daring, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang dilaksanakan setelah selesainya roadshow yang dilakukan di beberapa lokasi, seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, ITBHAS Bukittinggi, Universitas Fort de Kock Bukittinggi, ISI Padang Panjang, dan juga di RRI Bukittinggi.

Ketua Pelaksana Bukittinggi Video Kompetisi 2026, Ramon Arisa Putra, dalam laporannya menyampaikan, total peserta yang mendaftar berjumlah 157 yang berasal dari 22 Kota dan Kabupaten yang ada di Indonesia.

"Alhamdulillah, antusiasmenya sangat bagus. Terbukti 157 pendaftar berasal dari 22 Kota dan Kabupaten yang ada di Indonesia. Kami telah melakukan seleksi menjadi 100 peserta terpilih yang hadir pada hari ini," jelasnya.

100 Peserta Coaching Clinic Bukittinggi Video Kompetisi 2026 (Foto: Putrasio Berlianda)

Setelah laporan ketua panitia, kegiatan Coaching Clinic Bukittinggi Video Kompetisi 2026 dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Bukittinggi, Asrar Fernando.

Kadiskominfo menyampaikan, Coaching Clinic ini merupakan tanggung jawab moral yang dilakukan agar penyelenggaraan kegiatan Bukittinggi Video Kompetisi 2026 dapat berbuah hasil maksimal.

"Dengan dilaksanakannya Coaching Clinic ini diharapkan lahir karya kreatif yang mampu meningkatkan citra Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan, sekaligus berdampak positif terhadap kunjungan pariwisata Bukittinggi. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian perayaan 100 Tahun Jam Gadang yang akan digelar Juni nanti," jelasnya.

Laporan Ketua Pelaksana Bukittinggi Video Kompetisi 2026, Ramon Arisa Putra (Foto: Putrasio Berlianda)

Selanjutnya,kegiatan dilajutkan dengan pembekalan dan sharing ilmu yang diberikan oleh dua juri profesional dari kalangan sejarawan dan filmmaker. Dedi Arsa, M.Hum, seorang dosen dari UIN Sjech Djambek Bukittinggi, mewakili kalangan sejarawan, dan Jerry Oktaviandi, sineas kebanggaan ranah minang yang sedang meniti karir internasional, sebagai wakil dari kalangan filmmaker. (PB/YPA)

Rekomendasi Berita