Pendekatan Niniak Mamak Kunci Keberagaman Beragama di Bukittinggi

  • 28 Feb 2026 11:21 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kementerian Agama mengedepankan pendekatan budaya lokal untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan moderasi beragama di daerah. Kearifan lokal terbukti memiliki kompetensi kuat dalam meredam gesekan jika muncul di tingkat akar rumput.

"Apabila ada persoalan, pihak pemerintah mengembalikan kepada pemangku adat seperti Niniak Mamak," ujar Kepala Kantor Kementrian Agama Republik Indonesia Bukittinggi, Eri Iswandi saat berdialog dalam program Kita Indonesia di programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi.

Wadah Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) juga terus didukung penuh untuk selalu menjalin hubungan baik antar organisasi keagamaan. Forum ini berfungsi mencari solusi atas persoalan keagamaan sebelum melibatkan pihak-pihak terkait lainnya.

"Konflik horizontal kita lihat dulu persoalannya dan selesaikan di tingkat terbawah seperti RT atau RW," tegas Eri.

Peran tokoh adat sangat besar dalam penanganan kasus secara cepat sebelum masuk ke ranah hukum. Pendekatan berjenjang ini dilakukan untuk memastikan permasalahan tidak meluas ke tingkat yang lebih tinggi.

Dengan kolaborasi tokoh adat dan tokoh agama, keharmonisan di Bukittinggi diharapkan tetap berjalan terjaga dengan baik. Kemenag akan terus mendampingi warga dalam merawat kerukunan di keseharian mereka. (DR/YPA)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita