Inovasi Bank Sampah Jadi Modal Usaha Bagi UMKM

  • 28 Feb 2026 11:02 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Pengelolaan lingkungan melalui sistem bank sampah di Pasar Usang kini telah berkembang menjadi sumber modal produktif. Inisiatif yang digagas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Kelurahan Pasar Usang Kota Padang Panjang, Eli Fahmi ini berhasil mengonversi sampah plastik menjadi tabungan tunai bagi masyarakat setempat.

"Dari hasil sampah tersebut, warga bisa meminjam modal untuk usaha kue hingga masuk e-katalog," jelas Eli saat berdialog dalam program Kita Indonesia di programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi.

Salah satu contoh sukses adalah seorang warga yang dulunya penerima bantuan raskin kini telah mandiri secara ekonomi. Usahanya berkembang pesat hingga mampu melayani pesanan dari berbagai instansi pemerintah di Kota Padang Panjang.

"Sampah bernilai guna kita tabung, lalu sebagian hasilnya kita sedekahkan kepada para pemulung perempuan," ungkapnya.

Inovasi ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang sirkular bagi keluarga kurang mampu. Dana yang terkumpul dari pengelolaan sampah tersebut disalurkan kembali melalui pra-koperasi untuk membantu warga memulai usaha kecil.

Warga diajarkan untuk memilah sampah dari rumah agar memiliki nilai jual yang dapat menunjang kebutuhan dapur mereka. Eli berharap model ekonomi berbasis sampah ini dapat dicontoh oleh wilayah lain untuk mengatasi masalah kemiskinan. (DR/YPA)

Rekomendasi Berita