Warga berdesakan Tukar uang baru
- 26 Feb 2026 12:48 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Kawasan Masjid Agung Pasar Bawah dipadati oleh warga yang ingin menukarkan uang baru pecahan tahun 2026. Antrean panjang terlihat hingga ke bahu jalan pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar pusat pertokoan sempat mengalami ketersendatan sejak pagi hari. Penukaran uang ini difasilitasi oleh perwakilan Bank Indonesia melalui layanan kas keliling yang bekerja sama dengan bank daerah.
Masyarakat rela mengantre demi mendapatkan uang pecahan baru untuk persiapan berbagai kebutuhan keluarga dan kegiatan keagamaan. "Saya datang sejak pukul 06.30 pagi, tapi antrean sudah panjang sekali," ujar Ibu Linar warga Sarojo.
Meskipun sudah memasuki usia paruh baya, ia mengaku tetap semangat dan rela berdesakan demi mendapatkan uang baru tersebut. Petugas keamanan dari kepolisian setempat juga turut berjaga untuk mengatur kerumunan massa agar tetap tertib.
Tingginya minat masyarakat sempat memicu kericuhan kecil akibat warga yang saling dorong untuk mendapatkan nomor antrean lebih awal. Aparat di lapangan bekerja keras memastikan proses penukaran berjalan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.
Pihak Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan mengikuti jadwal resmi penukaran yang telah diumumkan sebelumnya. Warga juga disarankan untuk memanfaatkan layanan penukaran di lokasi lain guna menghindari kepadatan berlebih.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi uang layak edar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata dan aman. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat mendukung aktivitas ekonomi warga menjelang hari besar keagamaan.
Diharapkan koordinasi antara perbankan dan aparat keamanan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan antrean di hari berikutnya. Penukaran uang pecahan baru ini dijadwalkan akan terus berlangsung di beberapa titik strategis di Kota Bukittinggi.