Pemerintah Berkomitmen Majukan Sastra Indonesia
- 30 Sep 2026 19:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dukungan pemerintah untuk sastra melalui pengembangan talenta, penguatan komunitas dan festival, penerjemahan, promosi, hingga perluasan akses pasar dan jejaring internasional.
- Sastra adalah ekspresi artistik yang sangat penting membagikan pengalaman kemanusiaan, pengalaman pribadi, emosi, dan memotret zaman
- Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) merupakan penghargaan sastra yang bermula dari Khatulistiwa Literary Award pada 2001, digagas Richard Oh bersama Takeshi Ichiki.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia mulai dari hulu hingga hilir. Adapun salah bentuk dukungan komitmen tersebut melalui pengembangan talenta, penguatan komunitas dan festival, penerjemahan, promosi, hingga perluasan akses pasar dan jejaring internasional.
Menteri Fadli Zon mengatakan sastra merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan. Sastra menjadi bagian dari salah satu dari lima bidang di Manajemen Talenta Nasional.
“Dan atas dasar itu Kementerian Kebudayaan membangun pendekatan ekosistem dari hulu hingga hilir. Mulai dari penciptaan, regenerasi talenta, penguatan komunitas dan festival, penerjemahan, promosi, pengelolaan hak cipta, hingga perluasan akses pasar dan jejaring internasional,” dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.
Pada kesempatan Tersebut, Menbud mengapresiasi penyelenggaraan Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) yang digelar beberapa hari lalu. KSK merupakan penghargaan sastra yang bermula dari Khatulistiwa Literary Award pada 2001, digagas Richard Oh bersama Takeshi Ichiki.
Bagi Menbud, KSK merupakan salah satu tonggak penting dalam perkembangan kesusastraan Indonesia. Menurutnya penghargaan sastra seperti KSK memiliki peran strategis karena tidak hanya memberikan apresiasi kepada sastrawan dan karya sastra.
KSK juga mendorong lahirnya talenta baru dan karya berkualitas yang mampu merekam pengalaman kemanusiaan serta memotret perkembangan zaman. Menurutnya, sastra ini adalah ekspresi artistik yang sangat penting membagikan pengalaman kemanusiaan.
“Penghargaan-penghargaan seperti ini sangat penting karena merupakan bagian dari apresiasi terhadap munculnya talenta-talentabaru, penulis-penulis baru. Karena bagaimanapun sastra ini adalah ekspresi artistik yang sangat penting membagikan pengalaman kemanusiaan, pengalaman pribadi, emosi, dan memotret zaman,” ujar Menteri Kebudayaan.
Menbud berharap ekosistem sastra Indonesia, mulai dari sastrawan, komunitas sastra, festival, penerbit, dapat berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan. Kerja sama untuk menyukseskan program-program dari pemerintah.
“Kita berharap ke depan lebih banyak keterlibatan dari pegiat sastra untuk mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan sastra di Indonesia. Kerja kolaborasi, sinergi dan gotong royong dalam pemajuan kebudayaan khususnya di bidang sastra ini akan menjadi suara yang penting dalam percakapan sastra dunia,” kata Menteri Fadli Zon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....