Dari Tabung Kayu hingga hadir di Smartphone, Begini Proses Transformasi Radio
- 10 Sep 2026 11:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Radio telah mengalami perubahan bentuk seiring kemajuan teknologi komunikasi.
- Pada masa awal, radio menggunakan tabung vakum sebagai penguat sinyal dan memerlukan perawatan intensif.
- Kehadiran radio kini jauh lebih efektif dan dapat diakses melalui handphone yang dibawa sehari-hari.
RRI.CO.ID, Jakarta - Seiring kemajuan teknologi komunikasi, radio telah mengalami banyak perubahan. Dahulu radio masih berupa perangkat besar dari kayu atau logam, kini bentuknya lebih ringkas.
Pada masa awal perkembangannya, radio masih memakai tabung vakum sebagai penangkap sinyal. Komponen ini membuat radio menjadi berukuran besar, panas, dan butuh perawatan lebih intensif.
Perubahan berikutnya ditandai oleh penggunaan transistor di era 1950-an. Teknologi ini membuat radio lebih kecil dan mudah dibawa.
Kemunculan radio transistor membuat masyarakat bisa mendengarkan siaran tanpa perangkat besar. Radio pun mulai hadir sebagai perangkat portabel dalam aktivitas sehari-hari.
Di satu sisi, perubahan bentuk radio juga dipengaruhi perkembangan sistem penyiaran. Dari modulasi amplitudo, radio kemudian memakai frekuensi modulasi.
Melansir Balai Loka Monitor Ternate, teknologi AM dan FM menjadi metode penting dalam penyampaian suara lewat gelombang radio analog. Kedua sistem ini memperluas cara masyarakat menerima siaran.
Seiring kemajuan teknologi digital, radio tidak lagi terpaku pada satu perangkat khusus. Siaran radio kini bisa disalurkan secara digital melalui internet.
Smartphone dan komputer kini juga dapat dipakai untuk mendengarkan radio. Pendengar juga tidak harus berada dekat dengan pemancar terestrial.
Radio internet berkembang lewat layanan streaming yang mengirimkan audio melalui jaringan internet. Model ini memperluas jangkauan siaran karena tidak bergantung pada pemancar konvensional.
Selain bentuk perangkat, cara masyarakat menikmati siaran juga ikut berubah. Pendengar kini mendapat pengalaman yang lebih interaktif dibandingkan siaran analog.
Meski bentuknya berubah, radio tetap menjalankan fungsi utamanya. Radio masih menjadi media informasi, pendidikan, dan hiburan.
Perjalanan radio menunjukkan bahwa bentuknya terus mengikuti teknologi dan kebutuhan pendengar. Dari tabung vakum, radio kini hadir lewat berbagai perangkat digital yang lebih mudah diakses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....