Menbud Tekankan Revitalisasi Desa Adat Sade
- 29 Agt 2026 01:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan perlunya melengkapi sistem pemadam kebakaran dalam revitalisasi Desa Adat Sade di NTB.
- Desa Adat Sade memiliki bangunan dengan material mudah terbakar sehingga memerlukan infrastruktur pencegahan kebakaran yang memadai.
- Instalasi sistem pemadam kebakaran dipandang sebagai langkah strategis untuk mencegah terjadinya kebakaran berulang di kawasan adat bersejarah tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan revitalisasi Desa Adat Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB), perlu dilengkapi fasilitas dan instalasi pemadam kebakaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi di kawasan adat yang sebagian bangunannya menggunakan material mudah terbakar.
"Ini tantangan ke depan saya kira mungkin harus dilengkapi dengan pemadam kebakaran. Instalasi pemadam kebakaran dan seterusnya," ujar Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Fadli mengatakan penggunaan material seperti kayu, jerami, dan alang-alang di Desa Adat Sade memiliki risiko kebakaran yang perlu diantisipasi. "Ada percikan sedikit atau ada konsleting dan lain-lain itu mudah terbakar, apalagi bahan-bahan materialnya itu," katanya.
Risiko tersebut, menurut Fadli, juga perlu menjadi perhatian di tengah kondisi iklim yang panas berkepanjangan dan fenomena El Nino. "Ini memang salah satu tantangannya, apalagi di tengah iklim yang panas berkepanjangan, El Nino seperti sekarang ini," ujar Fadli.
Karena itu, revitalisasi Desa Adat Sade tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan bangunan yang terdampak kebakaran. Pemerintah juga perlu memperkuat aspek keselamatan dan mitigasi agar kawasan adat tersebut lebih siap menghadapi risiko kebakaran.
"Ada 75 kalau tidak salah bangunan adat ya, ada kios-kios juga, ada masjid. Sedang disusun perencanaannya dan memang harus segera kita bangun kembali, revitalisasi dari Desa Adat Sade ini," kata Fadli.
Dalam proses revitalisasi tersebut, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Koordinasi diperlukan agar pemulihan kawasan adat dapat berjalan seiring dengan pengembangan Desa Adat Sade sebagai destinasi wisata budaya.
Fadli mengatakan wisata budaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Desa Adat Sade diharapkan dapat terus memperkuat potensinya sebagai destinasi wisata budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....