Simak Hari Besar Nasional, Internasional Diperingati 21 Mei
- 21 Mei 2026 11:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tanggal 21 Mei diperingati sebagai Hari Reformasi Nasional di Indonesia.
- Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 21 Mei sebagai Hari Teh Internasional dan Hari Keragaman Budaya.
- Pada 2026, 21 Mei juga bertepatan dengan Hari Kesadaran Aksesibilitas Global.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 21 Mei 2026 diperingati sebagai sejumlah momentum penting nasional dan internasional. Peringatan tersebut mencakup sejarah demokrasi Indonesia hingga kampanye budaya dan kesehatan global.
Bagi masyarakat Indonesia, tanggal 21 Mei identik dengan Hari Reformasi Nasional sejak runtuhnya pemerintahan Orde Baru. Di tingkat internasional, tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari Teh Sedunia hingga Hari Keragaman Budaya Dunia.
Berikut adalah sejumlah peringatan penting pada 21 Mei 2026, melansir dari National Today dan berbagai sumber sejarah lainnya.
Hari Reformasi Nasional
Tanggal 21 Mei di Indonesia diperingati sebagai Hari Reformasi Nasional setiap tahunnya. Momentum tersebut menandai berakhirnya pemerintahan Presiden Soeharto setelah berkuasa selama 32 tahun.
Krisis moneter Asia pada 1997 hingga 1998 menjadi pemicu runtuhnya stabilitas ekonomi nasional Indonesia. Kondisi tersebut kemudian memantik demonstrasi mahasiswa dan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Peristiwa reformasi juga diwarnai Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang menewaskan empat mahasiswa. Mereka ialah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie.
Gelombang demonstrasi terus meluas hingga ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR RI di Jakarta. Tekanan publik tersebut akhirnya membuat Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998.
Hari Reformasi Nasional kini dimaknai sebagai pengingat perjuangan menegakkan demokrasi dan pemerintahan transparan di Indonesia. Momentum tersebut juga mengingatkan pentingnya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN.
Hari Sedunia untuk Keragaman Budaya
Tanggal 21 Mei juga diperingati sebagai Hari Sedunia untuk Keragaman Budaya demi Dialog dan Pembangunan. Peringatan tersebut dikenal sebagai World Day for Cultural Diversity for Dialogue and Development.
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan peringatan tersebut melalui Resolusi 57/249 pada 2002. Penetapan dilakukan setelah Deklarasi Universal UNESCO tentang Keragaman Budaya pada 2001.
Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya menghargai keragaman budaya di seluruh dunia. Dialog antarbudaya dinilai penting menciptakan perdamaian dan mencegah konflik perpecahan.
Hari Teh Internasional
Tanggal 21 Mei juga diperingati sebagai Hari Teh Internasional atau International Tea Day di berbagai negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan peringatan tersebut pada Desember 2019.
Peringatan Hari Teh Internasional mulai diperingati secara resmi sejak 2020 oleh masyarakat dunia. Tujuannya mempromosikan produksi dan konsumsi teh yang berkelanjutan secara global.
Selain itu, peringatan tersebut menyoroti kesejahteraan pekerja perkebunan teh di negara berkembang. Industri teh dinilai memiliki peran penting membantu pengentasan kemiskinan masyarakat pedesaan.
Hari Meditasi Sedunia
Tanggal 21 Mei juga diperingati sebagai Hari Meditasi Sedunia atau World Meditation Day. Peringatan tersebut mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan mental dan keseimbangan hidup.
Meditasi dinilai membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan fokus di tengah tekanan kehidupan modern saat ini. Peringatan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan batin sehari-hari.
Hari Kesadaran Aksesibilitas Global
Pada 2026, tanggal 21 Mei juga bertepatan dengan Hari Kesadaran Aksesibilitas Global atau Global Accessibility Awareness Day. Peringatan tersebut diperingati setiap Kamis minggu ketiga bulan Mei setiap tahunnya.
Peringatan tersebut mengajak masyarakat meningkatkan perhatian terhadap aksesibilitas digital bagi penyandang disabilitas. Kampanye tersebut juga menyasar pengembang teknologi dan perangkat lunak di seluruh dunia.
Tujuannya memastikan inovasi teknologi dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kesadaran aksesibilitas digital dinilai penting menciptakan layanan teknologi yang inklusif dan ramah disabilitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....