Intip 6 Perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Berbagai Negara
- 13 Mei 2026 15:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perayaan Kenaikan Yesus Kristus di berbagai negara dipadukan dengan tradisi budaya lokal yang unik.
- Yunani, Inggris, hingga Filipina memiliki ritual khas yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat setempat.
- Indonesia dan Belanda menjadikan Kenaikan Yesus Kristus sebagai hari libur nasional dengan suasana penuh toleransi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Kenaikan Yesus Kristus diperingati 40 hari setelah Paskah oleh umat Kristen di berbagai negara. Perayaan ini menghadirkan tradisi unik yang memadukan nilai spiritual dengan budaya lokal masyarakat setempat.
Peristiwa kenaikan Yesus Kristus diyakini sebagai bukti keilahian-Nya oleh umat Kristen sejak gereja perdana. Sejak abad keempat, peringatannya dilakukan melalui ibadah gereja dan tradisi khusus pada hari Kamis.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut tradisi menarik perayaan Kenaikan Yesus Kristus di berbagai negara.
1. Yunani dan Bulgaria
Di desa terpencil Yunani dan Bulgaria, tradisi Anastenaria meramaikan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus. Ritual kuno ini memadukan unsur pra-Kristen dengan tradisi spiritual Gereja Ortodoks yang masih bertahan.
Peserta Anastenaria berjalan di atas bara api sambil membawa ikon suci dan melantunkan nyanyian rohani. Ritual trance spiritual dipercaya mendekatkan peserta dengan kekuatan ilahi serta memperbarui keyakinan iman.
2. Indonesia
Indonesia menetapkan Kenaikan Yesus Kristus sebagai libur nasional meskipun mayoritas penduduknya bukan umat Kristen atau Katolik. Perayaan berlangsung khidmat dengan ibadah gereja, kebersamaan keluarga, serta suasana toleransi yang tetap terjaga hangat.
3. Inggris
Di Inggris, Hari Kenaikan Yesus Kristus dirayakan melalui tradisi Beating the Bounds yang sarat unsur budaya kuno. Warga juga menggelar festival lokal, termasuk Well Dressing dan Penny Hedge, sebagai simbol pelestarian tradisi masyarakat.
4. Jerman
Di Jerman, perayaan Kenaikan Yesus Kristus berlangsung meriah bersamaan dengan Maennertag atau Hari Laki-Laki nasional. Masyarakat menikmati kegiatan luar ruang, sementara penghargaan Charlemagne diberikan kepada tokoh berjasa bagi kemanusiaan dunia.
5. Filipina
Perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Filipina berlangsung meriah melalui parade penuh sukacita dan nuansa keagamaan yang kuat.
Warga mengenakan kostum sambil memeragakan perjalanan kehidupan Yesus hingga peristiwa kenaikan-Nya ke surga
6. Belanda
Belanda menetapkan Kenaikan Yesus Kristus sebagai libur nasional yang biasanya berlangsung akhir April atau awal Mei.
Sebagian warga memanfaatkan liburan panjang sambil melestarikan tradisi penyucian melalui embun pagi dan mandi sebelum fajar.
Perayaan Kenaikan Yesus Kristus di berbagai negara menunjukkan keberagaman tradisi yang tetap berakar pada nilai keimanan. Beragam budaya lokal turut memperkaya makna peringatan suci ini sekaligus mempererat kebersamaan antarumat di dunia. (Agnes Claudia Ohoira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....