Tradisi Dahar Berkat Warnai Kebersamaan Lebaran di Kediri

  • 22 Mar 2026 23:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tradisi Dahar Berkat Warnai Kebersamaan Lebaran di Kediri
  • Tradisi Dahar Berkat
  • Lebaran di Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Tradisi ‘dahar berkat’ masih lestari di Masjid Nurus Shobah, Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Tradisi ini digelar usai pelaksanaan salat Idulfitri, Sabtu, 21 Maret 2026.

Tradisi makan bersama dari nampan berisi hidangan yang telah didoakan ini menjadi simbol kebersamaan warga saat Lebaran. Ta’mir Masjid Nurus Shobah, Muhammad Gufron mengatakan ‘dahar berkat’ merupakan momen yang paling dinantikan oleh seluruh kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.

“Tradisi turun-temurun ini menjadi momen kebersamaan. Warga tampak guyub, rukun, dan damai di hari Lebaran,” ujar Gufron, Minggu, 22 Maret 2026.

Ia menjelaskan, tradisi tersebut dapat berlangsung rutin setiap tahun berkat koordinasi antara pengurus masjid dan warga. Selain dari infak masjid, pelaksanaan kegiatan juga didukung iuran sukarela masyarakat.

“Alhamdulillah. Warga ikut berpartisipasi secara sukarela sehingga ‘dahar berkat’ terus dilaksanakan setiap Lebaran dan sudah menjadi budaya,” katanya.

Sebelum salat Idulfitri dimulai, warga membawa berkat yang dikemas dalam kotak nasi. Sementara itu, pengurus masjid menyiapkan berbagai hidangan, seperti nasi putih, nasi kuning, aneka lauk, dan sayur-mayur yang ditata dalam nampan maupun ember besar.

Dengan alas daun pisang dan kertas minyak, warga menikmati hidangan secara bersama-sama. Dalam satu nampan atau ember, lima hingga enam orang makan bersama, menciptakan suasana yang meriah dan penuh keakraban.

Gufron menambahkan, setiap tahun sedikitnya delapan hingga sepuluh ember berkat disiapkan untuk dinikmati bersama oleh warga. Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga setelah pelaksanaan salat Idulfitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....