Pesta Bola Piala Dunia 2026 Satukan Masyarakat Boven Digoel
- 08 Jul 2026 10:27 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Semarak Piala Dunia 2026 turut dirasakan masyarakat Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Antusiasme pecinta sepak bola terlihat dalam Podcast Pesta Bola RRI Boven Digoel yang diselenggarakan pada Jumat 3 Juli 2026 dengan tema "Pesta Bola Piala Dunia 2026, RRI Piala dunia,".
Podcast tersebut menghadirkan perwakilan pendukung Tim Nasional Spanyol, Agustinus Guar, pendukung Tim Nasional Argentina, Kaharudin, serta pendukung Tim Nasional Brasil, Beto Jamlean. Ketiganya berbagi pandangan mengenai peluang tim favorit mereka pada ajang sepak bola terbesar di dunia.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, masing-masing narasumber memaparkan keunggulan tim yang didukung. Agustinus Gaur optimistis Spanyol mampu melaju hingga babak akhir berkat permainan tiki-taka, kolektivitas tim, penguasaan bola, serta regenerasi pemain muda yang dinilai semakin matang.
"Spanyol memiliki gaya bermain tiki-taka yang sudah menjadi identitas tim. Dengan pemain-pemain muda yang berkualitas, saya optimistis Spanyol mampu bersaing hingga babak akhir Piala Dunia 2026," ujar Agus.
Sementara itu, Kaharudin meyakini Argentina tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara. Menurutnya, pengalaman bertanding dan karakter permainan menyerang menjadi modal utama La Albiceleste untuk kembali bersaing di level tertinggi.
"Argentina selalu tampil dengan semangat menyerang dan memiliki mental juara. Itu yang membuat saya yakin mereka tetap menjadi salah satu tim favorit pada Piala Dunia kali ini," katanya.
Di sisi lain, Beto Jamlean menilai Brasil tetap memiliki kekuatan melalui kreativitas permainan para pemainnya, ditambah kepemimpinan pelatih Carlo Ancelotti yang dinilai mampu membangun keseimbangan dalam tim.
"Brasil memiliki kualitas individu yang luar biasa. saya yakin Brasil akan tampil lebih tenang dan memiliki strategi yang matang di setiap pertandingan,dan optimis brasil akan menambahkan koleksi bintangnya" ungkap Beto.
Meski berbeda pilihan, ketiga narasumber sepakat bahwa Piala Dunia bukan sekadar ajang menentukan juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menghargai perbedaan.
Dalam sesi dialog, para narasumber juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Boven Digoel agar lebih mendukung kegiatan positif selama penyelenggaraan Piala Dunia. Agustinus berharap pemerintah dapat membentuk panitia yang lebih baik, mengadakan lomba menggambar bendera negara peserta, serta memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar).
"Harapan kami, pemerintah lebih memperhatikan kegiatan pesta bola. Tidak hanya nobar, tetapi juga lomba menggambar bendera dan kegiatan yang melibatkan anak-anak. Dari kegiatan seperti itu mereka bisa mengenal sepak bola sejak dini dan termotivasi menjadi pemain di masa depan," ujarnya.
Senada dengan itu, Kaharudin berharap pemerintah, khususnya Bupati serta Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga, memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet sepak bola di Boven Digoel. "Boven Digoel sudah memiliki potensi dan pernah melahirkan pemain yang tampil di tingkat nasional. Karena itu kami berharap pemerintah lebih serius membina bibit-bibit muda dan menjadikan kegiatan nobar sebagai sarana motivasi bagi generasi muda," katanya.
Sementara itu, Beto Jamlean menilai sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui aktivitas UMKM.
"Kalau ada nobar bersama, bukan hanya masyarakat yang menikmati pertandingan, tetapi pelaku UMKM juga ikut merasakan manfaatnya. Sepak bola bisa menjadi pemersatu sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Beto.
Menutup podcast, ketiga narasumber mengajak masyarakat menikmati setiap pertandingan Piala Dunia 2026 dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan. "Siapakah yang akan menjadi petarung sesungguhnya di Piala Dunia 2026? Mari kita saksikan setiap pertandingan demi pertandingan dengan tetap menjaga sportivitas dan persatuan," menjadi pesan penutup dalam Podcast Pesta Bola RRI Boven Digoel.
Melalui podcast ini, RRI Boven Digoel mengajak masyarakat menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai pesta olahraga yang menyatukan, bukan memecah belah. Semangat persaudaraan, saling menghormati, dan sportivitas diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat selama berlangsungnya kompetisi sepak bola terbesar di dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....