Mengapa Kita Sering Terbangun karena Mimpi Sendiri?
- 17 Sep 2026 21:56 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Pernahkah Anda sedang tidur nyenyak, lalu tiba-tiba terbangun karena mimpi yang terasa begitu nyata? Mimpi yang menegangkan, menyenangkan, bahkan membingungkan terkadang membuat seseorang langsung membuka mata. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan berkaitan dengan cara otak bekerja selama tidur.
Salah satu penyebabnya adalah fase rapid eye movement (REM). Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), REM merupakan salah satu tahap tidur ketika aktivitas otak meningkat dan sebagian besar mimpi yang lebih jelas dan kompleks terjadi. Pada fase ini, aktivitas otak dapat menyerupai kondisi ketika seseorang sedang terjaga.
Ketika mimpi memiliki emosi yang kuat, seperti ketakutan, kecemasan, kesedihan, atau kegembiraan, tubuh juga dapat memberikan respons tertentu. Detak jantung dan pernapasan dapat berubah sehingga seseorang lebih mudah terbangun. Harvard Medical School menjelaskan bahwa mimpi yang sangat emosional dapat berkaitan dengan terbangunnya seseorang selama atau setelah episode tidur REM.
Stres dan kecemasan juga dapat membuat seseorang lebih sering mengalami mimpi yang mengganggu. Pikiran mengenai pekerjaan, keluarga, masalah keuangan, atau berbagai persoalan yang belum terselesaikan dapat terbawa ke dalam tidur. Namun, bukan berarti setiap mimpi memiliki arti khusus atau selalu mencerminkan suatu kejadian tertentu.
Faktor lain adalah kurang tidur dan pola tidur yang tidak teratur. Ketika seseorang kurang tidur, perubahan pola tidur dapat memengaruhi durasi dan intensitas fase REM. Sleep Foundation juga menjelaskan bahwa jadwal tidur yang tidak konsisten, stres, serta gangguan tidur tertentu dapat berhubungan dengan meningkatnya pengalaman mimpi yang mengganggu.
Lingkungan tempat tidur juga tidak boleh diabaikan. Suara bising, cahaya, suhu ruangan yang tidak nyaman, atau gangguan dari orang lain dapat menyebabkan seseorang terbangun ketika sedang bermimpi. Akibatnya, mimpi tersebut menjadi lebih mudah diingat karena seseorang terbangun tidak lama setelah mengalaminya.
| Baca juga: Kenali Tanda Stres Lewat Reaksi Tubuh |
Menariknya, terbangun karena mimpi tidak selalu berarti ada masalah kesehatan. Sesekali mengalami hal tersebut merupakan bagian dari pengalaman tidur yang normal. Yang perlu diperhatikan adalah apabila mimpi buruk atau terbangun berulang kali mulai mengganggu kualitas tidur dan aktivitas pada siang hari.
Untuk membantu mengurangi gangguan tidur, cobalah mempertahankan jadwal tidur dan bangun yang konsisten, membatasi kafein menjelang malam, menciptakan kamar tidur yang nyaman, serta melakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur.
Jika seseorang terus-menerus terbangun karena mimpi buruk, mengalami ketakutan untuk tidur, atau merasa sangat mengantuk pada siang hari akibat tidur yang terganggu, konsultasi dengan dokter dapat membantu mencari penyebabnya.
Pada akhirnya, mimpi merupakan bagian dari aktivitas otak selama tidur. Ketika mimpi terasa sangat nyata atau emosional, otak dan tubuh dapat berada dalam kondisi yang membuat seseorang lebih mudah terbangun. Karena itu, sesekali terbangun akibat mimpi merupakan hal yang wajar, tetapi gangguan yang terjadi terus-menerus perlu diperhatikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....