Loka POM Merauke Jelaskan Cara Penyimpanan Pangan yang Aman
- 21 Mei 2026 18:45 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Perwakilan Loka POM Merauke, Apt. Zarah menjelaskan pentingnya penyimpanan pangan yang aman. Penjelasan itu disampaikan dalam bimbingan teknis dan pelatihan keamanan pangan tahun 2026 di Boven Digoel.
Menurut Zarah, ruang penyimpanan pangan harus dirancang agar mudah dibersihkan dan mampu mencegah pencemaran. Pangan juga tidak boleh ditempatkan dekat dengan sumber pencemaran seperti tempat pembuangan sampah.
Ia mengatakan tempat penyimpanan harus bersih, kering, memiliki ventilasi dan pencahayaan yang cukup. Selain itu, pangan wajib disimpan menggunakan rak atau alas agar tidak langsung menyentuh lantai.
Dalam pemaparannya, Zarah menjelaskan berbagai jenis pangan memiliki suhu penyimpanan yang berbeda. Produk susu misalnya harus disimpan pada suhu dingin sekitar 4 derajat Celcius.
Sementara daging segar disimpan pada suhu maksimal 4 derajat Celcius dan produk beku minimal minus 18 derajat Celcius. Sayur dan ikan juga dianjurkan disimpan dalam kondisi dingin agar tetap segar.
Ia juga memperkenalkan sistem FIFO atau first in first out dalam penyimpanan pangan. Sistem tersebut mengatur agar barang yang lebih dulu masuk harus lebih dulu digunakan atau dijual.
| Baca juga: Stunting Berdampak hingga Usia Dewasa |
“Pangan yang lama harus ditempatkan di depan supaya tidak kedaluwarsa di tempat penyimpanan,” katanya, Selasa 19 Mei 2026.
Selain penyimpanan, Zarah menyoroti pentingnya kebersihan rak pajangan dan pemisahan pangan dengan barang non-pangan seperti sabun atau deterjen. Menurutnya, penataan yang baik akan membantu menjaga kualitas pangan tetap aman dikonsumsi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan standar penyimpanan pangan yang benar di pasar maupun toko. Upaya itu dinilai penting, untuk meningkatkan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....