Kebiasaan Menyimpan Makanan Panas yang Masih Dilakukan Banyak Orang
- 14 Mei 2026 12:15 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Menyimpan sisa makanan ke dalam kulkas menjadi kebiasaan yang umum dilakukan banyak orang agar makanan tetap tahan lama dan tidak terbuang percuma. Namun, masih banyak yang langsung memasukkan makanan dalam keadaan panas ke dalam lemari pendingin tanpa menunggu suhunya turun terlebih dahulu. Kebiasaan ini terlihat sepele, tetapi sebenarnya dapat memengaruhi kualitas makanan dan kondisi kulkas itu sendiri.
Sebagian orang menganggap makanan panas akan lebih aman jika langsung disimpan agar tidak cepat basi. Padahal, suhu panas dari makanan dapat membuat suhu di dalam kulkas meningkat sementara. Kondisi ini bisa memengaruhi bahan makanan lain yang ada di dalam kulkas karena suhu dingin menjadi tidak stabil.
Menurut penjelasan dari United States Department of Agriculture (USDA), makanan panas sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin, tetapi tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Makanan yang terlalu lama berada di suhu ruang juga dapat memicu pertumbuhan bakteri yang menyebabkan makanan lebih cepat rusak.
Selain memengaruhi suhu kulkas, kebiasaan menyimpan makanan panas dalam wadah tertutup juga dapat menyebabkan uap air terperangkap di dalam makanan. Kondisi tersebut membuat makanan menjadi lebih lembap dan mempercepat perubahan tekstur maupun rasa makanan setelah disimpan.
Beberapa jenis makanan bahkan bisa lebih cepat basi jika langsung dimasukkan dalam keadaan masih sangat panas. Hal ini terjadi karena perubahan suhu yang mendadak dapat memengaruhi kualitas makanan, terutama pada makanan berkuah atau makanan yang mengandung santan.
Menurut ahli kesehatan dari Mayo Clinic, penyimpanan makanan yang tepat sangat penting untuk membantu menjaga kualitas makanan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri. Karena itu, makanan sebaiknya didiamkan beberapa saat hingga uap panas berkurang sebelum disimpan di kulkas.
Meski demikian, makanan juga tidak dianjurkan dibiarkan terlalu lama di luar ruangan. Dalam kondisi tertentu, makanan yang berada pada suhu ruang terlalu lama dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan waktu penyimpanan agar makanan tetap aman dikonsumsi.
Cara yang lebih aman adalah membagi makanan panas ke dalam beberapa wadah kecil agar proses pendinginan berlangsung lebih cepat. Setelah suhu makanan mulai hangat atau mendekati suhu ruang, makanan dapat segera dimasukkan ke dalam kulkas.
Selain itu, menjaga kebersihan wadah penyimpanan juga sangat penting. Menggunakan wadah tertutup yang bersih membantu menjaga kualitas makanan dan mengurangi risiko makanan terkontaminasi bau dari bahan lain di dalam kulkas.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, penyimpanan makanan yang baik membantu menjaga keamanan pangan dan mencegah risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang sudah terkontaminasi bakteri.
Pada akhirnya, kebiasaan menyimpan makanan panas memang masih sering dilakukan banyak orang karena dianggap praktis. Namun, memahami cara penyimpanan makanan yang benar dapat membantu menjaga kualitas makanan tetap baik, memperpanjang daya tahan makanan, serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....