BMKG Imbau Warga Boven Digoel Waspadai Sebaran Titik Panas

  • 07 Okt 2026 08:51 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi titik panas atau hotspot untuk wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, periode 6 Oktober 2026 pukul 02.00 WIT hingga 7 Oktober 2026 pukul 01.00 WIT.

Informasi tersebut disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Tiar Novan Haidar, S.Tr. Menurutnya, pemantauan titik panas dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS yang terpasang pada satelit polar, yakni NOAA20, S-NPP, Terra, dan Aqua.

Satelit tersebut mendeteksi adanya anomali suhu yang lebih panas dibandingkan dengan area di sekitarnya. Pemantauan dilakukan pada siang dan malam hari sesuai lintasan masing-masing satelit. Namun, titik panas di suatu wilayah tidak dapat terdeteksi apabila daerah tersebut tertutup awan atau berada di area blank zone.

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi pemerintah yang berwenang di Kabupaten Boven Digoel untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak yang bisa timbul dari sebaran titik panas. Kewaspadaan diperlukan untuk mengurangi risiko kerugian, termasuk potensi gangguan akibat kebakaran lahan maupun hutan.

Berikut lampiran data hotspot (titik panas) yang terpantau di wilayah Kabupaten Boven Digoel:

  • Tingkat kepercayaan Rendah: 5 titik
  • Tingkat kepercayaan Sedang: 1081 titik
  • Tingkat kepercayaann Tinggi: 92 titik
  • Total tingkat kepercayaan yaitu: 1178 titik

Warga juga diminta memperhatikan pembaruan informasi hotspot dari BMKG setempat. Data titik panas yang terpantau dapat dilihat pada lampiran informasi resmi yang dikeluarkan BMKG. “Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk selalu waspada dan siaga,” demikian pesan dalam informasi tersebut. (RRI/Boven Digoel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....