Keberlanjutan Pengelolaan Arsip dan Sistem Digital, Terus di Tingkatkan
- 07 Okt 2026 14:53 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel–Memasuki masa purnabhakti bukan berarti berakhirnya kepedulian terhadap pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Fahrudin Isnanto, mantan Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Boven Digoel sekaligus mantan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, dalam acara syukuran purnabhakti yang berlangsung penuh haru.
Di penghujung masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara, Fahrudin secara khusus berpesan kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Pemerintah Kabupaten Boven Digoel agar berbagai program yang telah dirintis selama ini dapat terus dilanjutkan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Fahrudin adalah penerapan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN), Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN), serta aplikasi SRIKANDI dalam mendukung tata kelola arsip dan administrasi pemerintahan berbasis digital.
“Walaupun saya sudah bukan lagi PNS aktif, saya pensiunan yang terakhir bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Kita semua tahu ada hal yang mendesak di dinas itu, yaitu penerapan SIKN dan JIKN serta aplikasi SRIKANDI,” ujar Fahrudin,Selasa [6/10/2026
Menurutnya, penerapan sistem tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib, efektif, dan mengikuti perkembangan teknologi informasi. Ia menyebut, sejumlah daerah lain telah menerapkan sistem tersebut dan kebijakan itu juga telah menjadi bagian dari arahan pemerintah pusat.
Fahrudin berharap kepala dinas yang baru bersama pimpinan daerah dapat melanjutkan berbagai langkah yang telah dirintis selama dirinya bertugas.
“Saya berharap kepada Bapak Kepala Dinas yang baru dan Bapak Wakil Bupati agar apa yang sudah kita rintis ini tidak berhenti. Hal ini sangat penting,” katanya.
Selain pengelolaan arsip, Fahrudin juga menekankan pentingnya penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.
Ia mengakui, selama masa tugasnya sejumlah langkah tersebut belum seluruhnya terprogram secara tertulis. Namun, pihaknya tetap berinisiatif memulai proses digitalisasi karena menilai kebutuhan tersebut sangat penting bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami berinisiatif melakukannya tanpa menunggu DPA, karena kami yakin ini sangat dibutuhkan. Pihak pusat pun melalui Bapak Andri menyatakan kesiapan untuk mendukung daerah yang ingin mengembangkan SIKN, JIKN maupun aplikasi SRIKANDI,” ucapnya.
Fahrudin menegaskan, meskipun dirinya telah memasuki masa pensiun dan tidak lagi berada dalam struktur pemerintahan, perhatian terhadap kemajuan Kabupaten Boven Digoel tetap menjadi bagian dari komitmennya.
Ia berharap berbagai program yang telah dimulai dapat diteruskan dan disempurnakan oleh para penerusnya, terutama dalam menciptakan tertib administrasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sekali lagi atas nama keluarga, saya memohon maaf. Semoga apa yang telah kami mulai dapat diselesaikan dengan lebih baik lagi oleh penerus kami. Purnabhakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal bagi yang lain untuk melangkah lebih jauh,” kata Fahrudin
Pesan tersebut menjadi salah satu momen yang mengharukan dalam acara syukuran purnabhakti Fahrudin Isnanto. Pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel diharapkan dapat menjadi bagian dari proses keberlanjutan pembangunan, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan, kearsipan, dan transformasi digital di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....