dr. Gensya: Orang Tua Anak Disabilitas Perlu Pendampingan Bertahap
- 29 Sep 2026 20:34 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Menghadapi kondisi anak penyandang disabilitas kerap menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Tidak sedikit orang tua yang mengalami fase penolakan (denial) dan membutuhkan waktu untuk menerima kondisi kesehatan maupun tumbuh kembang anak mereka.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, dr. Gensya Prangomo, Sp.K.J., menekankan pentingnya pendampingan secara bertahap bagi orang tua yang masih berjuang menerima kondisi anaknya.
Hal tersebut disampaikan dokter yang akrab disapa dr. Gen itu dalam dialog interaktif bertema “Disabilitas dan Inklusif”. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa pendekatan terhadap orang tua yang masih berada dalam fase penolakan tidak dapat dilakukan secara langsung atau tergesa-gesa.
Menurut dr. Gensya, pendampingan sebaiknya dilakukan dengan membangun pemahaman dan penerimaan secara perlahan, bukan sekadar memberikan diagnosis atau label medis terhadap kondisi anak.
“Umumnya, banyak orang tua yang mengalami denial atau penolakan terhadap kondisi anaknya. Namun, yang perlu kita perhatikan adalah bahwa dalam menghadapi situasi ini, kita tidak berfokus untuk meyakinkan orang tua bahwa anaknya mengalami kondisi tertentu. Kita memberikan kesempatan untuk membangun penerimaan dan adaptasi secara bertahap,” ujar dr. Gensya,Selasa 29 September 2026
Ia menjelaskan, orang tua tidak seharusnya langsung dihadapkan pada tuntutan untuk menerima kondisi anak maupun melakukan perubahan pola pengasuhan dalam waktu singkat. Sebaliknya, diperlukan komunikasi yang baik serta pendampingan berkelanjutan agar orang tua dapat memahami kebutuhan anak secara lebih terbuka.
Menurutnya, proses membangun penerimaan tersebut juga penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak yang terlibat dalam pengasuhan anak, sehingga tidak terjadi perbedaan pendekatan dalam memberikan pendampingan.
“Gunanya apa? Supaya kita bisa satu suara, satu komunikasi, dan satu konsistensi. Intinya, kita harus konsisten dan sejalan,” katanya.
dr. Gensya menambahkan, pendampingan yang dilakukan secara konsisten dan tanpa menghakimi diharapkan dapat membantu orang tua beradaptasi dengan kondisi anak. Dengan demikian, orang tua dapat lebih terbuka dalam memahami kebutuhan, potensi, serta tahapan perkembangan anak.
Penerimaan orang tua menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas. Ketika orang tua memiliki pemahaman yang baik, proses pengasuhan, terapi, dan pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai dengan kebutuhan anak.
Melalui pendekatan yang bertahap dan berkesinambungan, diharapkan orang tua tidak hanya mampu menerima kondisi anak, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman, mendukung, dan inklusif bagi tumbuh kembang mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....