Pengembangan Pertanian di Jair Didukung Bibit dan Alat Budidaya PM AAS

  • 17 Sep 2026 21:47 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel -Rencana pengembangan pertanian melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, mulai mendapat dukungan melalui pemberian bibit dan alat budidaya padi PM AAS.

Kepala Tata Usaha Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Selatan, Frans Palobo, mengatakan pihaknya telah mendengar adanya rencana pengembangan pertanian melalui program CSR di wilayah Jair.

Menurut Frans, pihaknya juga telah memberikan bibit padi PM AAS untuk mendukung pengembangan lahan pertanian di daerah tersebut. Sebelumnya, kegiatan budidaya juga telah dilakukan dengan luasan awal sekitar satu hektare.

"Kami mendengar ada rencana CSR sawah, memang sudah ada di Jair. Kami juga sudah kasih bibit. Kemarin Pak Kusiring itu bikin kegiatan minimal satu hektare, sudah kami kasih," kata Frans.

Selain bibit, BRMP Papua Selatan juga telah memberikan alat yang digunakan dalam penerapan budidaya padi PM AAS. Alat tersebut digunakan untuk memasukkan bibit ke dalam pipa sebelum ditanam di lahan.

Frans menjelaskan, metode PM AAS memungkinkan bibit langsung ditanam tanpa melalui proses persemaian terlebih dahulu. Bibit dimasukkan ke dalam pipa pada alat yang kemudian ditarik di lahan untuk melakukan penanaman.

"Ini ada alatnya juga kami sudah bawakan. Kalau biasa orang bilang paralon, kalau di lokasi namanya drum shader, ditarik-tarik itu. Karena istilahnya PM AAS ini dimasukkan di dalam pipa, kemudian ditarik, tidak disemai lagi, langsung ditanam," jelasnya, Selasa 15 September 2026.

Penerapan metode tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pertanian di Distrik Jair sekaligus memberikan alternatif teknologi budidaya yang lebih praktis bagi petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....