Pemkab Boven Digoel Apresiasi 48 Lulusan RPL PGSD

  • 15 Sep 2026 18:03 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID.Boven Digoel–Pemerintah Kabupaten Boven Digoel memberikan apresiasi kepada 48 mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang telah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti prosesi yudisium.

Program RPL PGSD tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dengan Universitas Musamus Merauke, yang secara khusus ditujukan bagi Orang Asli Papua (OAP) guna meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik di daerah.

Bupati Boven Digoel Rony Omba menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai guru.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Boven Digoel, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 48 mahasiswa yang hari ini resmi menyandang gelar kelulusan melalui proses yudisium,” ujar Bupati Rony,Selasa 15 September 2026

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta semangat pantang menyerah para guru dalam membagi waktu antara menjalankan tugas dan pengabdian sebagai pendidik dengan kewajiban mengikuti perkuliahan.

Menurutnya, pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, guru SD memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, etika, literasi, numerasi, dan semangat belajar anak sejak usia dini.

“Guru SD bukan hanya sekadar mengajarkan baca tulis, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika dan semangat belajar sejak dini,” katanya.

Bupati menilai, kehadiran program RPL PGSD menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjawab tantangan keterbatasan tenaga guru yang profesional, kompeten, serta memahami karakter dan kearifan lokal Papua.

Selama ini, kata dia, banyak guru di kampung-kampung yang telah mendedikasikan diri selama bertahun-tahun, namun masih terkendala kualifikasi akademik secara formal.

“Melalui kerja sama strategis dengan Universitas Musamus Merauke, pengalaman dan pengabdian tersebut direkognisi serta ditingkatkan kapasitasnya secara formal kepada para lulusan,” ujarnya.

Ia mengingatkan para lulusan bahwa yudisium bukan merupakan akhir dari perjalanan, melainkan menjadi gerbang awal untuk menjalankan pengabdian yang lebih besar dan penuh tantangan.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan dasar saat ini semakin kompleks. Karena itu, lulusan PGSD diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam menyiapkan generasi masa depan Kabupaten Boven Digoel.

“Sebagai guru sekolah dasar lulusan PGSD, bapak dan ibu memegang peran kunci dalam meletakkan dasar karakter, moral, literasi dan numerasi bagi anak-anak kita, generasi masa depan Kabupaten Boven Digoel,” katanya.

Bupati berharap para guru lulusan RPL PGSD dapat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan pendidikan, terutama hingga ke wilayah yang jauh dan terpencil.

Ia mengajak para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

“Kepada 48 siswa yang baru diwisuda, jangan pernah berhenti bermimpi, jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti mengabdi. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan terutama anak-anak didik masa depan Kabupaten Boven Digoel,” ucap Bupati Rony

Bupati juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Rektor Universitas Musamus Merauke beserta jajaran dosen dan tenaga pendidik yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Apresiasi serupa disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boven Digoel beserta jajaran yang telah membangun kemitraan dengan Universitas Musamus Merauke.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya juga saya sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga program RPL ini dapat terlaksana dengan baik di Kabupaten Boven Digoel,” ujarnya.

Bupati menilai kerja sama tersebut menjadi bukti sinergi positif dalam pembangunan sektor pendidikan di wilayah perbatasan Papua Selatan, khususnya Kabupaten Boven Digoel.

Ia berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan Universitas Musamus Merauke dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada masa mendatang, termasuk untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....