Pemkab Boven Digoel Tekankan Lulusan RPL PGSD Mengabdi di Daerah Terpencil

  • 15 Sep 2026 18:02 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID.Boven Digoel–Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menekankan pentingnya pengabdian para guru hingga ke daerah terpencil serta peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah kabupaten.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Boven Digoel, Roni Omba, saat menghadiri Yudisium Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Musamus Merauke, yang berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Tanah Merah, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyoroti masih terbatasnya infrastruktur pendidikan di sejumlah wilayah pedalaman Boven Digoel. Menurutnya, kondisi geografis dan akses yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan.

Ia mencontohkan kondisi sejumlah sekolah di wilayah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas, mulai dari kondisi gedung hingga akses menuju lokasi sekolah.

Karena itu, para guru dan kepala sekolah diminta memiliki ketangguhan serta komitmen untuk tetap menjalankan tugas di tempat pengabdian.

“Bagaimana guru mau mengajar jika sekolah kosong, kaca dan pintu tidak ada? Kita membutuhkan pengabdian yang tulus. Jangan memotong waktu tugas di lapangan,” kata Bupati Roni Omba

Bupati juga berpesan kepada para mahasiswa RPL PGSD yang telah menyelesaikan pendidikan agar kembali ke tempat tugas dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah telah memfasilitasi proses pendidikan hingga wisuda sehingga para lulusan diharapkan dapat mensyukuri kesempatan tersebut dan melanjutkan pengabdian di daerah.

“Kepada yang telah lulus, proses wisuda sudah difasilitasi penuh. Tidak perlu membebani diri atau meminta bantuan lain. Syukuri apa yang ada, lalu kembali ke kampung halaman untuk mengabdi,” ujarnya.

Pengawas Diminta Aktif Pantau Sekolah

Untuk memastikan pelayanan pendidikan berjalan baik, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga meminta para pengawas sekolah rutin turun ke kampung dan distrik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi sekolah, tenaga pendidik, maupun kebutuhan pendidikan di daerah, sehingga dapat menjadi dasar dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Terkait masih adanya kekurangan tenaga pengajar, pemerintah mendorong agar tenaga pendidik yang tersedia saat ini dapat dimaksimalkan. Di sisi lain, pemerintah tetap melakukan perencanaan untuk penambahan formasi tenaga guru pada masa mendatang.

Roni mengatakan, kondisi sejumlah sekolah di pedalaman saat ini masih didukung oleh jumlah guru PNS dan tenaga honorer yang terbatas. Persoalan tersebut, menurutnya, perlu dibenahi secara bertahap.

Administrasi Kepegawaian Dipercepat

Selain persoalan pendidikan, Bupati juga menyampaikan upaya pemerintah dalam memperbaiki pelayanan administrasi kepegawaian bagi para guru dan ASN.

Proses kenaikan pangkat dan pensiun disebut terus dipercepat melalui sistem yang lebih terintegrasi. Pemerintah berharap tidak lagi terjadi keterlambatan administrasi yang dapat menghambat pencairan gaji maupun hak-hak kepegawaian.

Dengan pelayanan administrasi yang lebih cepat, para guru diharapkan dapat menjalankan tugas mengajar dengan lebih tenang tanpa terbebani persoalan birokrasi.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga mendorong pengembangan sumber daya manusia dengan memanfaatkan dan memperkuat perguruan tinggi yang telah tersedia di Papua.

Langkah tersebut dinilai penting agar lulusan memiliki pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan daerah serta dapat kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Boven Digoel, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun pertanian.

“Lebih baik memaksimalkan apa yang kita miliki di sini daripada mengirim keluar namun hasilnya tidak kembali membangun daerah. Kuliah di mana saja sama saja, yang terpenting pulang dan berkarya nyata bagi Boven Digoel,” kata Bupati Roni.

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak para peserta yudisium untuk mengenali dan memberikan perhatian kepada rekan-rekan yang berasal dari distrik maupun lokasi sekolah yang memiliki akses paling jauh di Boven Digoel.

Hal tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan dan pelayanan pendidikan harus menjangkau seluruh pelosok daerah, termasuk wilayah terpencil dan perbatasan.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Boven Digoel beserta jajaran dan Universitas Musamus Merauke atas kerja sama yang dinilai positif dan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Boven Digoel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....