Pemkab Boven Digoel Bentuk Tim Kesehatan Tangani Gangguan Kesehatan di Yaniruma

  • 11 Sep 2026 18:02 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat menangani informasi mengenai gangguan kesehatan yang dialami masyarakat di wilayah Distrik Yaniruma, khususnya di Kampung Senimburu.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, mengatakan langkah penanganan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan mengenai kondisi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak tinggal diam dan telah memerintahkan petugas kesehatan untuk membentuk tim dan segera bergerak menuju Yaniruma, khususnya Kampung Senimburu.

“Pemerintah daerah sudah memerintahkan petugas kesehatan dengan membentuk tim untuk berangkat ke wilayah Yaniruma, khususnya menuju Kampung Senimburu,” ujar Roni Omba, Jumat 11 September 2026.

Menurut Bupati, hingga saat ini petugas kesehatan telah bergerak dan melakukan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat di Kampung Senimburu. Namun, pemerintah daerah masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami masyarakat.

Roni menjelaskan, kondisi pelayanan kesehatan di Distrik Yaniruma tidak terlepas dari situasi keamanan yang terjadi beberapa waktu lalu, setelah adanya insiden penembakan di wilayah tersebut.

Pasca kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel telah menarik sejumlah tenaga kesehatan maupun aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Distrik Yaniruma. Meski demikian, pelayanan kesehatan di wilayah tersebut masih didukung oleh tiga tenaga kesehatan yang berasal dari masyarakat lokal dan tetap bertugas di Yaniruma.

“Untuk tenaga kesehatan, masih ada tiga orang dari masyarakat lokal yang tetap bertugas di Distrik Yaniruma,” kata Bupati Rony Omba

Bupati mengakui, dengan jumlah tenaga kesehatan yang terbatas, tentu kemampuan untuk menangani gangguan kesehatan yang terjadi di masyarakat juga terbatas. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang berada di wilayah Yaniruma.

Dukungan tersebut terutama diharapkan datang dari tokoh masyarakat maupun aparat keamanan yang berada di wilayah setempat untuk menyampaikan informasi secara cepat kepada pemerintah daerah apabila ditemukan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan.

“Kalau hanya tiga petugas kesehatan, tentu tidak mampu menangani seluruh kondisi yang terjadi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan tokoh masyarakat dan aparat keamanan untuk memberikan informasi mengenai kondisi terkini di Yaniruma, sehingga dapat segera dilakukan tindakan penanganan,” katanya.

Roni menegaskan, informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat di lapangan menjadi sangat penting, terutama karena keterbatasan tenaga kesehatan serta kondisi geografis dan keamanan yang menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan di wilayah Yaniruma.

Sementara itu, terkait dugaan adanya wabah penyakit tertentu yang menyerang masyarakat Kampung Senimburu, pemerintah daerah hingga kini belum dapat memastikan jenis penyakit yang sedang dialami warga.

“Sejauh ini kami belum mendapatkan informasi pasti terkait wabah penyakit apa yang sedang dialami masyarakat Kampung Senimburu di Distrik Yaniruma,” ucap Bupati Roni Omba.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan petugas kesehatan yang saat ini telah berada di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....