KKST Boven Digoel Gelar Pemilihan Ketua Periode 2026-2031

  • 11 Sep 2026 18:04 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, akan menggelar pemilihan Ketua KKST periode 2026-2031 pada Sabtu, 12 September 2026.

Pemilihan tersebut dijadwalkan berlangsung di kediaman La Asi Buton, Jalan Arimop, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel.Ketua Panitia Pemilihan KKST Boven Digoel, La Abdul Halim, mengatakan seluruh persiapan terus dilakukan panitia guna memastikan pelaksanaan pemilihan dapat berjalan tertib, aman dan lancar.

Menurutnya, pemilihan ketua bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan konsolidasi warga Sulawesi Tenggara yang berada di Kabupaten Boven Digoel.

“Tujuan kami untuk laksanakan pemilihan ketua KKST ini tiada lain,untuk memperkuat kebersamaan warga Sulawesi Tenggara yang ada di Boven Digoel,”ujar Abdul Halim,Kamis 10 September 2026

Dalam kontestasi pemilihan Ketua KKST periode 2026-2031, terdapat tiga kandidat yang akan bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat KKST.Ketiga kandidat tersebut merupakan hasil proses pencalonan yang dilakukan masyarakat Sulawesi Tenggara yang berasal dari 15 kabupaten dan 2 kota di Sulawesi Tenggara yang saat ini berdomisili di Kabupaten Boven Digoel.

Pengambilan nomor urut kandidat telah dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026. Dari hasil pengundian tersebut, ketiga kandidat mendapatkan nomor urut sebagai berikut:

Nomor Urut 1: Abdullah Ibrahim

Nomor Urut 2: H. Sadarudin

Nomor Urut 3: Sukojo

“Dalam pemilihan ketua KKST ini di pastikan ada tiga calon ketua yang bakal bersaing dalam pemillihan ketua KKST nanti,”kata Abdul Halim

Panitia menjadwalkan ketiga calon menyampaikan visi dan misi pada awal pelaksanaan pemungutan suara. Penyampaian visi dan misi ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemilihan karena memberikan kesempatan kepada masing-masing kandidat untuk menyampaikan gagasan, arah kebijakan serta program yang akan dijalankan apabila mendapat kepercayaan memimpin KKST Boven Digoel selama periode lima tahun mendatang.

La Abdul Halim menjelaskan, berbagai persiapan teknis juga telah dilakukan panitia, termasuk penyampaian pemberitahuan dan undangan resmi kepada warga KKST melalui berbagai media komunikasi dan media sosial yang tersedia di Kabupaten Boven Digoel.

“Sejauh ini persiapan sudah mantap ,sehingga ia berharap seluruh warga Sulawesi Tenggara bisa ikut ambil bagian dalam pemilihan ketua KKST,”ucap Abdul Halim

Langkah tersebut dinilai penting mengingat warga KKST tidak hanya berdomisili di satu wilayah, tetapi tersebar di sejumlah distrik di Kabupaten Boven Digoel. Karena itu, panitia berupaya memastikan informasi mengenai pelaksanaan pemilihan dapat diterima seluruh warga yang memiliki hak untuk mengikuti proses pemilihan.Selain sosialisasi, panitia juga telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis, di antaranya surat suara, baliho serta perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan pemilihan.Dengan adanya tiga kandidat yang telah ditetapkan, panitia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung secara tertib dan mengedepankan semangat kekeluargaan.

“Pemilihan Ketua KKST Boven Digoel periode 2026-2031 juga diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, melainkan menjadi sarana memperkuat persatuan warga Sulawesi Tenggara di Boven Digoel,”ujarnya

Pasalnya, KKST memiliki anggota yang berasal dari berbagai latar belakang daerah di Sulawesi Tenggara. Karena itu, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi organisasi diharapkan dapat disikapi secara dewasa dan tetap menempatkan persaudaraan sebagai landasan utama.

Ketua KKST yang nantinya terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh warga, membangun komunikasi yang baik dengan anggota, serta membawa organisasi menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sulawesi Tenggara di Kabupaten Boven Digoel.

“Dengan demikian, pemilihan Ketua KKST periode 2026-2031 tidak sekadar menjadi pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebersamaan, memperkuat solidaritas dan meningkatkan kontribusi warga Sulawesi Tenggara dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Boven Digoel,”ujar kata Abdul Halim

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....