Peduli Lingkungan, Anak Ambonggo Apresiasi Gerakan RRI dan Ajak Jaga Kebersihan

  • 29 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel– Koordinator Peduli Lingkungan Anak-Anak Ambonggo, Damianus Kambayong, mengapresiasi langkah Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Boven Digoel yang mengangkat isu kepedulian lingkungan dalam kegiatan RRI Fest 2026 dengan tema “Harmoni dalam Aksi Bersama Membangun Negeri”.

Damianus menyampaikan, kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan RRI Fest 2026 merupakan langkah positif dan patut diapresiasi. Menurutnya, hal tersebut penting karena Boven Digoel dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Sebagai Koordinator Peduli Lingkungan Anak-Anak Ambonggo, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RRI Boven Digoel yang mengangkat tema peduli lingkungan dalam kegiatan RRI Fest,” ujar Damianus, Kamis (27/8/2026).

Ia menilai, sebagai daerah yang memiliki nilai sejarah, kebersihan dan kelestarian lingkungan di Boven Digoel harus menjadi perhatian bersama. Terlebih, Boven Digoel merupakan wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

“Boven Digoel sebagai kota sejarah harus tetap bersih, lestari, dan terjaga dari sampah yang berserakan. Kita harus menyadari bahwa membuang sampah sembarangan bukanlah hal sepele. Kebiasaan tersebut dapat merusak lingkungan sekaligus citra daerah kita, apalagi kita berada di wilayah perbatasan,” katanya.

Untuk itu, Damianus mengajak seluruh masyarakat, baik dari lima suku maupun masyarakat Nusantara yang tinggal di Boven Digoel, untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengimbau masyarakat memulai gerakan kebersihan dari lingkungan masing-masing, terutama halaman dan sekitar rumah. Menurutnya, masyarakat dapat meluangkan waktu pada pagi dan sore hari untuk membersihkan lingkungan sekitar.

“Kebersihan bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, mulai dari tingkat kampung, distrik hingga kabupaten,” tegasnya.

Damianus juga mengajak masyarakat untuk mengurangi kebiasaan membuang sampah plastik sembarangan karena dapat berdampak terhadap kondisi tanah dan sumber air.

“Sudah saatnya kesadaran lingkungan tumbuh di hati setiap warga Boven Digoel. Sampah plastik yang sering kita pegang lalu dibuang begitu saja, lama-kelamaan akan merusak tanah dan air kita. Mari kita mulai dari diri sendiri dan dari rumah sendiri,” ujarnya.

Ia berharap gerakan sederhana tersebut dapat menjadi kebiasaan bersama. Menurutnya, apabila setiap warga memiliki kepedulian dengan memungut setidaknya satu sampah setiap hari, kebersihan Kota Tanah Merah akan semakin terjaga.

“Jika setiap orang memungut satu sampah saja setiap hari, Kota Tanah Merah akan jauh lebih bersih dan nyaman untuk kita tinggali bersama,” pungkas Damianus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....