Perubahan APBD 2026 Belum Akomodir Seluruh Kebutuhan Masyarakat

  • 28 Agt 2026 04:02 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran 2026 dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) masih bersifat sementara. Rancangan tersebut selanjutnya akan dibahas dan disepakati bersama antara DPRK Boven Digoel dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

Wakil Bupati Boven Digoel, Marlinus, mengatakan rancangan perubahan anggaran tersebut belum dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat, sehingga diperlukan pembahasan secara objektif untuk menentukan program dan kegiatan yang benar-benar menjadi prioritas.

“Perubahan APBD ini belum dapat mengakomodir semua kebutuhan untuk menanggulangi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Maka dari itu, marilah kita bersama lebih objektif dalam menentukan prioritas,” kata Marlinus dalam penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sumber dana, tetapi juga waktu pelaksanaan kegiatan. Faktor tersebut perlu menjadi pertimbangan agar setiap program yang dianggarkan dapat dilaksanakan secara optimal dan menghasilkan kinerja yang berkualitas.

Marlinus menambahkan, pemerintah daerah membutuhkan masukan dan pendapat dari pihak legislatif dalam proses pembahasan rancangan perubahan anggaran tersebut. Hal itu dinilai penting agar kebijakan yang nantinya disepakati dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Untuk itu, kami sangat berharap masukan atau pendapat dari pihak legislatif agar rancangan ini benar-benar sempurna dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu 26 Agustus 2026.

Ia menegaskan, pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap proses pembahasan dapat berjalan secara konstruktif sehingga menghasilkan kesepakatan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan prioritas masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....