Tantangan Sekolah Reguler Boven Digoel Dampingi Anak Disabilitas

  • 24 Agt 2026 13:38 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Ketiadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan minimnya tenaga ahli psikolog di Kabupaten Boven Digoel memaksa para tenaga pendidik di sekolah reguler untuk belajar mandiri dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus.

Kondisi terbatas ini membuat proses identifikasi awal hingga penanganan medis dan psikologis siswa terhambat. Pihak sekolah terpaksa mengandalkan pengamatan mandiri untuk merancang metode pembelajaran yang sesuai bagi anak-anak disabilitas.

Sekretaris Yayasan Anugerah Terindah Tanah Merah, Fenina Esther Raunsay, mengungkapkan tantangan nyata yang dihadapi pihak sekolah dalam mengidentifikasi dan memberikan penanganan tepat bagi anak-anak disabilitas.

"Di Boven Digoel ini kami belum punya sekolah yang khusus untuk anak-anak istimewa tersebut. Kami juga menghadapi keterbatasan tenaga psikolog yang bisa memberikan rekomendasi medis maupun psikologis kepada sekolah," ujar Fenina saat menjadi narasumber di Ruang Disabilitas dan Inklusi Sabtu, 15 Agustus 2026.

Akibat ketiadaan asesmen profesional, para guru kerap melakukan pengamatan secara mandiri dan mengandalkan penelusuran informasi internet untuk menentukan metode pembelajaran yang pas.

"Kadang kami di sekolah hanya mereka-reka saja. Kami lari ke Google, lari ke pengalaman. Kami masih sangat awam dalam dunia pendidikan inklusif," kata Fenina

Meskipun menghadapi keterbatasan, semangat para pendidik tetap diapresiasi. Pihak sekolah menyambut baik langkah Dinas Pendidikan yang telah mengirim sejumlah guru untuk mengikuti pelatihan pendidikan inklusif di Manado, Jayapura, dan Malang.

Kendati demikian, pihak sekolah sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang telah mengirim sejumlah guru untuk mengikuti pelatihan pendidikan inklusif di Manado, Jayapura, dan Malang. Pihak yayasan berharap rencana pembentukan sekolah khusus oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan dapat segera terealisasi untuk memperkuat fasilitas pendidikan bagi anak-anak disabilitas di Boven Digoel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....