Boven Digoel Krisis Guru Pendidikan Luar Biasa

  • 19 Agt 2026 04:22 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - SD Alam Anugerah Terindah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang ditunjuk sebagai sekolah inklusif di Boven Digoel bukanlah tugas mudah mengingat, keterbatasan tenaga pendidik dengan latar belakang pendidikan inklusif menjadi tantangan terbesar.

Kepala Sekolah Yayasan Anugerah Terindah, Fenina Ester Raunsay, mengungkapkan hal tersebut dalam Dialog Ruang Disabilitas bersama LPP RRI Boven Digoel. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar tenaga pendidik di sekolahnya tidak memiliki latar belakang keahlian khusus di bidang pendidikan inklusif.

“Kondisi sekolah Kami memang membutuhkan guru dengan bidang studi pendidikan inklusif mengingat mereka lebih paham mendampingi anak-anak inklusif. Sedangkan kami yang lain hanya sekedar membantu tetapi ketika sampai di tahapan krusial yg harus di damping oleh mereka dibidangnya kami mengalami kesusahan “ujarnya

Fenina juga menyayangkan belum tersedianya sekolah khusus bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Boven Digoel. Meski demikian, ia mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah yang mulai merespons kebutuhan ini dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi para pendidik, termasuk mengikutsertakan guru-guru dari SD Alam Anugerah Terindah.

Namun, ia menegaskan bahwa pelatihan singkat belum sepenuhnya mampu menggantikan kualifikasi akademis dan keahlian mendalam yang dibutuhkan di lapangan.

Di akhir penyampaiannya, Fenina memberikan apresiasi mendalam kepada para guru yang tetap sabar dan tulus mendampingi para siswa berkebutuhan khusus di tengah segala keterbatasan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bergandengan tangan demi mewujudkan pendidikan yang setara dan tanpa diskriminasi.

“Bapak ibu guru luar biasa sudah mendampingi anak-anak. Bapak ibu sabar, setia, tuhan memilih bapak ibu, pahala besar di surga. kemudian mari bergandeng tangan memajukan pendidikan untuk semua anak-anak, sekalipun anak inklusif kita damping dan jangan di tolak ketika mereka berada di depan pintu sekolah” katanya

.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....