Pemkab Boven Digoel Apresiasi Kunjungan Staf Ahli Menhan ke PLBN Yatetkun
- 18 Agt 2026 08:27 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID,Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mengapresiasi kunjungan Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik, Mayjen TNI Dr. Helda Risman, M.Han., bersama Asisten Deputi Infrastruktur Fisik Sekretariat Tetap Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Amrullah M. Ridha, ke Kabupaten Boven Digoel, khususnya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yatetkun.
Staf Ahli Bupati Boven Digoel, Jeffri Nirahua, saat mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, hasil pemantauan di PLBN Yatetkun menunjukkan kondisi arus keluar-masuk warga pelintas batas antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) berjalan cukup positif.
Menurut Jeffri, kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap berbagai kebutuhan di kawasan perbatasan, sekaligus mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Intinya, kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Kami berharap kunjungan tersebut ke depan dapat membawa perubahan bagi masyarakat Boven Digoel, terutama masyarakat yang berada di wilayah perbatasan,” kata Jeffri, Selasa 18 Agustus 2026
Ia menjelaskan, setelah mendengar berbagai masukan dari Pemerintah Distrik Ninati, masyarakat setempat, serta pihak PLBN Yatetkun, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik dan Asisten Deputi Infrastruktur Fisik Sekretariat Tetap BNPP sepakat untuk memperkuat pelaksanaan pelayanan di PLBN, khususnya dari sisi keamanan.
Hal tersebut menyusul masih terbatasnya jumlah tenaga keamanan atau security yang bertugas di PLBN Yatetkun.
“Masalah kekurangan tenaga security ini akan dibicarakan di tingkat pusat. Kami berharap segera ada penambahan tenaga sehingga arus masuk dan keluar warga pelintas batas dapat lebih terjamin keamanannya,” ujarnya.
Jeffri menilai, penambahan tenaga keamanan menjadi hal penting dalam mendukung pelayanan terhadap masyarakat pelintas batas. Terlebih, berdasarkan laporan yang diterima beberapa waktu lalu, sempat terjadi tindakan kekerasan verbal yang dilakukan oleh warga saat keluar-masuk melalui PLBN Yatetkun.
“Ini sudah menjadi perhatian khusus dan diharapkan dapat ditindaklanjuti di tingkat pusat,” katanya.
Selain peningkatan pengamanan, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga menilai pentingnya sosialisasi secara rutin kepada masyarakat di kawasan perbatasan. Sosialisasi diperlukan agar masyarakat memahami serta menaati ketentuan dan prosedur yang berlaku ketika melakukan perjalanan dari Indonesia ke PNG maupun sebaliknya.
“Tugas kita sebagai pemerintah daerah adalah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memahami dan menaati aturan ketika melintas dari Indonesia ke PNG maupun sebaliknya,” pungkas Jeffri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....