Dinas Ketahanan Pangan Salurkan Bantuan Pangan kepada 30 Penerima Manfaat.
- 05 Agt 2026 07:38 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID,Boven Digoel – Dalam upaya mendukung program penanganan kerawanan pangan sekaligus menekan angka stunting, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boven Digoel menyalurkan bantuan pangan melalui kegiatan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi kepada 30 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil, bayi, dan balita di Kampung Sokanggo.
Program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami kekurangan gizi dan stunting.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boven Digoel, Evelince Amotey, mengatakan bantuan pangan ini merupakan bagian dari program penanganan kerawanan pangan yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
"Program ini direncanakan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama difokuskan pada bulan Agustus di Kampung Sokanggo, sedangkan tahap kedua direncanakan akan disalurkan pada bulan September atau Oktober," ujar Evelince saat menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat di Kampung Sokanggo,Selasa 4 Agustus 2026
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mencegah terjadinya stunting pada ibu hamil, bayi, dan balita.
Karena itu, Evelince mengingatkan seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.
Ia menegaskan bahwa apabila ditemukan penerima manfaat yang menjual kembali bantuan pangan tersebut kepada pihak lain, Dinas Ketahanan Pangan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Ini adalah program nasional. Bantuan ini harus dimanfaatkan oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, bukan untuk diperjualbelikan. Jika ada yang menjual kembali bantuan tersebut, tentu akan ada sanksi tegas dari Dinas Ketahanan Pangan," kata Evelince
Lebih lanjut, Evelince menjelaskan bahwa data penerima manfaat dalam program ini berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel. Hal itu dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap upaya penanganan kerawanan pangan dapat berjalan beriringan dengan percepatan penurunan angka stunting, sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi masa depan, terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....