Pemda Boven Digoel Minta 20 Calon Mahasiswa FKIP Unmus Lulus Tepat Waktu

  • 27 Jul 2026 20:09 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel, Musa Wandengge, mengingatkan 20 calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan melalui program kerja sama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dengan Universitas Musamus (Unmus) Merauke agar menyelesaikan perkuliahan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Pesan tersebut disampaikan Musa saat bertemu dengan para calon mahasiswa FKIP sebelum mereka berangkat mengikuti perkuliahan di Merauke. Ia menegaskan bahwa kesempatan yang diberikan pemerintah merupakan bentuk investasi daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, seluruh biaya pendidikan bagi 20 mahasiswa tersebut ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus). Karena itu, para mahasiswa diharapkan memiliki komitmen yang kuat untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan.

"Seluruh biaya kuliah adik-adik ditanggung oleh pemerintah daerah melalui Dana Otsus. Oleh sebab itu, saya berharap seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan," tegas Musa.

Selain menekankan pentingnya prestasi akademik, Musa juga mengingatkan para mahasiswa agar menjaga sikap, disiplin, dan nama baik Kabupaten Boven Digoel selama menjalani pendidikan di Merauke.

Ia secara tegas memperingatkan agar para mahasiswa tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan program, termasuk mengonsumsi minuman keras maupun terlibat dalam perilaku yang dapat mengganggu proses pendidikan.

Musa menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak akan ragu memberikan sanksi kepada mahasiswa yang terbukti melanggar aturan yang telah disepakati sejak awal.

"Kami ingin mahasiswa fokus belajar dan menyelesaikan kuliah. Jangan mencoba melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun program pemerintah. Apabila ditemukan pelanggaran, khususnya terkait penyalahgunaan minuman keras atau tindakan indisipliner lainnya, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya sehingga setelah lulus nantinya dapat kembali ke Boven Digoel dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....