Peringatan Hari Anak Nasional SD Alam Anugerah Terindah Gelar Berbagai Kegiatan

  • 26 Jul 2026 15:07 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Suasana penuh sukacita dan semangat menyelimuti halaman SD Alam Anugerah Terindah pada pagi ini, saat seluruh siswa sekolah berkumpul merayakan Hari Anak Nasional yang ke-42. Dalam amanatnya, Kepala Sekolah vesel Emiliana Taek menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas kehadiran seluruh siswa mulai dari jenjang paling dasar hingga kakak-kakak kelas enam dalam keadaan sehat walafiat.

"Anak-anakku sekalian, ada yang menyebut peringatan ini sudah berjalan 17 tahun, ada juga yang mengatakan sudah memasuki usia ke-42 tahun. Namun hari ini, kita tidak perlu mempersoalkan angkanya, yang paling penting adalah kita bisa berkumpul, bersyukur, dan membuktikan bahwa kita semua adalah anak-anak Indonesia yang hebat, kuat, dan penuh harapan," ujar vesel membuka sambutannya dengan hangat.

Lebih lanjut ia menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial atau perayaan belaka, melainkan momen berharga untuk merenung kembali bahwa setiap anak adalah anugerah sekaligus titipan Tuhan yang sangat luar biasa. Titipan ini dipercayakan-Nya kepada orang tua, kepada sekolah, serta kepada bangsa dan negara yang kita cintai untuk dijaga, dibimbing, dan diarahkan menuju jalan yang benar.

Tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah "Sayang Anak, Lindungi Anak dan Bangun Masa Depan". Vesel menegaskan, pesan ini bukan hanya untuk didengar oleh para orang tua dan para guru, melainkan juga harus dipahami dan dirasakan oleh setiap anak yang hadir saat ini.

"Seringkali ada di antara kalian yang berpikir: 'Kenapa Mama dan Papa suka menegur saya? Kenapa mereka menyuruh saya belajar saat saya ingin bermain? Apakah berarti mereka tidak sayang saya?'. Ketahuilah anak-anakku, teguran, nasihat, dan perintah untuk belajar itu justru adalah bukti kasih sayang yang paling nyata. Orang tua memarahi karena ingin melihat kalian tumbuh menjadi pribadi yang baik, pintar, dan berguna. Begitu juga dengan kami para guru di sekolah—saat kami mengajarkan, memberi tugas, atau mengingatkan tata tertib, itu semua adalah wujud kasih sayang kami sebagai orang tua kedua kalian di sekolah. Kami ingin melindungi kalian dari hal-hal yang tidak baik, agar kelak kalian bisa membanggakan Ayah, Ibu, dan almamater tercinta ini," kata Vessel

Ia juga mengingatkan dengan tegas mengenai pentingnya menjaga sikap dan perkataan antar sesama teman. "Tuhan menciptakan mulut bukan untuk mengucapkan kata-kata kasar, bukan untuk menyebut teman dengan sebutan 'bodoh', dan bukan pula untuk mengejek kekurangan orang lain. Mulut diciptakan untuk berbicara hal-hal yang baik, untuk saling menyemangati, dan saling menguatkan. Terutama bagi kakak-kakak kelas, jadilah teladan yang baik bagi adik-adik kalian. Hentikan segala kebiasaan buruk, hentikan perundungan, karena kita semua adalah ciptaan Tuhan yang sama, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah di antara kita."

Setelah amanat selesai, rangkaian kegiatan perayaan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan seru yang melibatkan seluruh siswa dengan penuh kegembiraan. Kegiatan yang disiapkan panitia antara lain lomba tarik tambang yang memacu semangat kebersamaan, lari karung yang penuh tawa dan keceriaan, lomba makan bubur kacang hijau yang menguji ketangkasan, senam bersama untuk menjaga kesehatan tubuh, serta kegiatan pemasangan slogan bertema Hari Anak Nasional yang dipasang di berbagai sudut lingkungan sekolah sebagai pengingat bersama akan pentingnya kasih sayang dan perlindungan bagi generasi penerus bangsa.

Berharap, melalui perayaan dan kegiatan ini, ikatan persaudaraan antar siswa, hubungan antara guru dan siswa, serta rasa cinta kepada tanah air semakin erat dan kokoh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....