Penyuluhan Kesehatan Mengedukasi Siswa lebih Peduli Kesehatan

  • 23 Jul 2026 07:29 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi siswa-siswi SMP YPK Sion Tanah Merah menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Selain memperoleh edukasi mengenai kesehatan, para siswa juga diingatkan agar tidak menyembunyikan keluhan kesehatan, berani berkonsultasi dengan guru, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti merokok dan penyalahgunaan media sosial.

Kepala SMP YPK Sion Tanah Merah, Ani Butet Sitinjak, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa kesehatan merupakan hal yang harus dijaga sejak usia sekolah. Ia meminta para siswa memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan dan tidak ragu menyampaikan setiap keluhan yang dialami kepada guru.

Menurutnya, bagi siswa yang tinggal jauh dari orang tua karena berasal dari kampung, guru merupakan orang tua mereka selama berada di lingkungan sekolah. Karena itu, komunikasi yang baik sangat penting agar pihak sekolah dapat memberikan bantuan apabila ada peserta didik yang mengalami masalah kesehatan.

"Kalau sakit jangan diam-diam. Sampaikan keluhan kepada guru. Kalau tidak diberitahu, guru tidak akan tahu dan tidak bisa membantu. Jangan sampai akhirnya kita sendiri yang menyesal," ujarnya,18 Juli 2026.

Ani Butet juga mengapresiasi kepedulian Persekutuan Wanita (PW) GKI Klasis Boven Digoel yang telah menggelar penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kesehatan generasi muda.

Ia berharap seluruh materi yang telah disampaikan oleh tenaga kesehatan tidak hanya didengar saat kegiatan berlangsung, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjaga kesehatan fisik, Kepala Sekolah juga mengingatkan siswa agar menjauhi kebiasaan merokok maupun perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan.

Ia secara tegas meminta siswa yang sudah mulai mencoba merokok untuk segera menghentikan kebiasaan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan.

Tak hanya itu, Ani Butet juga mengingatkan peserta didik agar bijak memanfaatkan telepon genggam dan media sosial. Menurutnya, teknologi memiliki dampak positif maupun negatif sehingga siswa harus mampu memilih informasi dan aktivitas yang bermanfaat bagi proses belajar.

"Gunakan handphone untuk hal-hal yang positif, untuk pembelajaran dan menambah pengetahuan. Jangan sampai dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik yang justru merugikan diri sendiri," pesannya.

Melalui kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya, berani berkonsultasi apabila mengalami keluhan, serta mampu membangun kebiasaan hidup sehat dan menjauhi berbagai pengaruh negatif demi meraih masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....