Pemeriksaan Kesehatan Warnai hari Doa Persekutuan Wanita GKI Klasis Boven Digoel
- 22 Jul 2026 09:25 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Dalam rangka memperingati Hari Doa Syukur Persekutuan Wanita (PW) GKI di Tanah Papua, Persekutuan Wanita GKI Klasis Boven Digoel menggelar kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi siswa-siswi YPK Sion Tanah Merah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian gereja terhadap kesehatan serta masa depan generasi muda.
Ketua Klasis GKI Kabupaten Boven Digoel, Pdt. Mirella C. Manusama, S.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong perayaan Hari Doa Syukur PW GKI se-Tanah Papua yang pada tahun 2026 mengusung tema "Tahun Kepedulian."
"Kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan program menyongsong perayaan Hari Doa Syukur PW GKI se-Tanah Papua. Tahun 2026 ini ditetapkan sebagai Tahun Kepedulian. Karena itu, tim kerja bersama Badan Pekerja Klasis Boven Digoel mewujudkan kepedulian tersebut dalam bentuk pelayanan kasih," ujar Pdt. Mirella, Sabtu 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pelayanan kasih tersebut diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh dokter dan tenaga medis dari Puskesmas Tanah Merah, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa.
"Diawali dengan penyuluhan kesehatan dari ibu dokter dan para tenaga medis dari Puskesmas Tanah Merah, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak semua. Melalui pemeriksaan ini kita dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini," katanya.
Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama bagi anak-anak untuk menempuh pendidikan dan menggapai cita-cita. Oleh karena itu, sejak usia sekolah mereka perlu dibiasakan menjaga pola hidup sehat.
"Kami berharap anak-anak tetap sehat, rajin belajar, dan menjaga kesehatan karena perjalanan mereka masih panjang untuk meraih cita-cita dan masa depan. Menjaga kesehatan itu sangat penting agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, PW GKI Klasis Boven Digoel berharap pelayanan gereja tidak hanya berfokus pada pembinaan rohani, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus di Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....