Kepala SMP YPK Sion Tanah Merah Ajak Siswa Tolak Pengaruh Negatif

  • 23 Jul 2026 07:26 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Kepala SMP YPK Sion Tanah Merah, Ani Butet Sitinjak, S.Pd., Gr., mengajak seluruh siswa untuk tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif setelah mengikuti penyuluhan kesehatan yang digelar Persekutuan Wanita (PW) GKI Klasis Boven Digoel. Menurutnya, materi yang disampaikan tenaga kesehatan menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam menjaga masa depan mereka.

Ani Butet Sitinjak mengatakan penyuluhan kesehatan tersebut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai pengaruh negatif yang kerap dihadapi anak-anak ketika meninggalkan kampung untuk melanjutkan pendidikan di kota.

Ia bersyukur para siswa dapat mengikuti penyuluhan dengan baik dan berharap seluruh materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Secara pribadi saya bersyukur karena lewat penyuluhan yang disampaikan ibu dokter, anak-anak mendapat gambaran bahwa ketika masuk ke kota akan banyak pengaruh, baik yang positif maupun yang negatif," ujarnya, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar bagi remaja adalah rasa ingin tahu yang mendorong mereka untuk ikut-ikutan mencoba hal-hal yang berbahaya, seperti merokok, menghirup lem, hingga menghirup bensin.

Karena itu, ia meminta para siswa berpikir matang sebelum mengikuti ajakan teman yang dapat merugikan diri sendiri.

Ani menjelaskan, banyak siswa yang datang dari kampung untuk bersekolah di Tanah Merah dengan harapan orang tua agar mereka memperoleh pendidikan yang lebih baik. Kepercayaan tersebut harus dijaga dengan menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan.

Ia mengingatkan bahwa godaan pergaulan akan selalu ada, namun setiap siswa harus memiliki tekad yang kuat untuk tetap fokus belajar dan meraih cita-cita.

"Kalau memang ingin sekolah dengan sungguh-sungguh, tanamkan niat itu di dalam hati sehingga setiap godaan bisa dilewati. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan teman yang mengarah pada hal-hal negatif," katanya.

Lebih lanjut, Ani menegaskan bahwa keputusan untuk mencoba rokok, minuman keras, atau penyalahgunaan zat berbahaya hanya akan membawa penyesalan di kemudian hari.

Ia berharap para siswa mampu menjaga diri, menghargai pengorbanan orang tua, serta memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin agar dapat meraih masa depan yang lebih baik.

"Jangan terpengaruh. Yang akan menyesal seumur hidup adalah diri sendiri. Kalau masa depan sudah rusak, itu yang paling disayangkan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....