Perhatian Orang Tua dan Dukungan Pemerintah Diharapkan bagi Anak yang Dititipkan
- 14 Jul 2026 02:48 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Kepala SMP Sion Tanah Merah, Ani Butet Sitinjak, mengingatkan pentingnya perhatian dan tanggung jawab orang tua terhadap anak-anak yang tinggal terpisah dari keluarga demi menempuh pendidikan di Kota Tanah Merah.
Hal tersebut disampaikannya saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menurutnya, selama tiga hari kegiatan berlangsung, pihak sekolah menemukan sejumlah kasus yang menunjukkan masih kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar anak-anak yang dititipkan kepada kerabat maupun kenalan.
Pada hari pertama masuk sekolah, misalnya, seorang siswa sempat pingsan diduga karena belum sempat sarapan. Selain itu, ada pula siswa yang mengalami muntah-muntah akibat datang ke sekolah dalam kondisi perut kosong.
Setelah ditelusuri, diketahui bahwa anak-anak tersebut tinggal bersama teman atau kerabat orang tua, sementara orang tua kandung mereka telah kembali ke kampung halaman.
"Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi kami. Orang tua tetap memiliki tanggung jawab terhadap anak, meskipun mereka dititipkan kepada keluarga atau kenalan di kota," ujar Ani,Senin 13 Juli 2026
Ia menegaskan, sebelum menitipkan anak, orang tua harus memastikan bahwa pihak yang dipercaya benar-benar mampu memberikan perhatian, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, minum, kesehatan, dan pengawasan sehari-hari.
Menurutnya, kurangnya perhatian terhadap kebutuhan anak dapat berdampak pada kesehatan dan proses belajar di sekolah. Bahkan, kondisi tersebut dikhawatirkan membuat anak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang tidak sehat karena mencari perhatian atau sekadar memenuhi kebutuhan makan.
Selain mengingatkan peran orang tua, Ani juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang tinggal jauh dari orang tuanya untuk menempuh pendidikan.
Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pembangunan asrama pelajar yang dikelola secara baik, dengan pengawasan bapak atau ibu asrama yang bertanggung jawab memastikan kebutuhan makan, kesehatan, serta pembinaan karakter para penghuni.
"Keberadaan asrama akan sangat membantu anak-anak yang berasal dari kampung agar mereka dapat belajar dengan tenang dan memperoleh perhatian yang layak selama menempuh pendidikan di kota," katanya.
Ani juga berharap pemerintah memberikan bantuan kepada keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi sehingga anak-anak mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.
"Pemerintah jangan hanya berfokus pada masyarakat di kampung, tetapi juga memperhatikan anak-anak yang sedang berjuang menempuh pendidikan di kota. Kondisi kami di kota saja masih membutuhkan perhatian, apalagi mereka yang berada di kampung," ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan sinergi antara orang tua, keluarga yang menjadi tempat penitipan, dan dukungan pemerintah. Dengan perhatian bersama, diharapkan anak-anak di Boven Digoel dapat belajar dengan aman, sehat, dan mampu meraih cita-cita mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....