SMP Sion Tanah Merah Gelar MPLS, Bekali Siswa Baru Adaptasi dan Penguatan Karakter
- 10 Jul 2026 02:35 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–SMP Sion Tanah Merah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama tiga hari, 6–8 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa baru kelas VII dengan materi yang dirancang untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tantangan kehidupan di perkotaan.
Kepala SMP Sion Tanah Merah, Ani Butet Sitinjak, S.Pd., mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini disesuaikan dengan latar belakang para siswa baru, yang sebagian besar berasal dari kampung atau wilayah pedesaan dan baru pertama kali menempuh pendidikan di lingkungan perkotaan.
Menurutnya, selain memperkenalkan lingkungan sekolah, MPLS menjadi wadah untuk membangun rasa percaya diri siswa agar tidak merasa minder terhadap latar belakang asal mereka.
"Kami ingin menghilangkan rasa cemas, malu, atau merasa berbeda karena berasal dari kampung. Di SMP Sion Tanah Merah tidak ada perbedaan. Semua siswa memiliki hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi," kata Ani ,Kamis 9 Juli 2026
Ia menjelaskan, MPLS tidak hanya berisi pengenalan gedung sekolah maupun tata tertib, tetapi juga membangun kedekatan antara siswa dengan guru, tenaga kependidikan, serta petugas keamanan agar siswa merasa nyaman dan mengetahui kepada siapa mereka dapat meminta bantuan selama berada di sekolah.
Selama pelaksanaan MPLS, sekolah menghadirkan berbagai narasumber dari sejumlah instansi. Tenaga kesehatan dari Puskesmas memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, kesehatan kulit, serta pola hidup bersih dan sehat agar siswa tetap bugar dalam mengikuti proses belajar mengajar.
"Kesehatan menjadi modal utama dalam belajar. Karena itu siswa perlu memahami cara menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini," kata Ani.
Selain itu, pihak sekolah juga bekerja sama dengan Polres Boven Digoel untuk memberikan penyuluhan mengenai keselamatan berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta berbagai zat adiktif yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Menurut Kepala Sekolah, pembekalan tersebut penting mengingat para siswa kini berada di lingkungan yang lebih kompleks sehingga perlu memiliki pengetahuan untuk menghindari pengaruh negatif pergaulan.
"Banyak anak yang belum memahami berbagai risiko pergaulan di kota. Melalui penyuluhan ini kami berharap mereka mampu menjaga diri, berani menolak ajakan yang salah, serta tetap fokus mengejar cita-cita," ujarnya.
Sebagai sekolah di bawah naungan yayasan Kristen, SMP Sion Tanah Merah juga menempatkan pembinaan karakter dan nilai-nilai kerohanian sebagai bagian penting dalam kegiatan MPLS. Materi disampaikan oleh pendeta yang mengajak siswa membangun sikap saling menghargai, mengasihi sesama, serta menjalin pergaulan yang sehat.
"Kami ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, saling menghormati, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat," ucap Ani .
Ani berharap seluruh rangkaian MPLS dapat membantu siswa melewati masa transisi menuju jenjang pendidikan menengah pertama dengan lebih percaya diri.
"Setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda. Kami berharap mereka berani mengembangkan kemampuan di bidang akademik, seni, olahraga maupun organisasi. Sekolah ini menjadi rumah kedua untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita," kata Ani
Kegiatan MPLS secara resmi ditutup pada Rabu (8/7/2026). Seluruh siswa baru diharapkan telah siap mengikuti proses pembelajaran efektif pada tahun ajaran baru dengan semangat, kesiapan mental, serta karakter yang semakin kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....