Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah Apresiasi Retret PBHK Regio Papua
- 09 Jul 2026 11:25 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah, Pastor Jacob Taufan, MSC, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan syukur 40 tahun hidup membiara Sr. M. Antoneta Kaman, PBHK, sekaligus retret Kongregasi Puteri Bunda Hati Kudus (PBHK) Regio Papua yang berlangsung selama sepekan di Paroki Hati Kudus Tanah Merah.
Dalam sambutannya, Pastor Jacob mengajak seluruh umat untuk bersama-sama bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan panggilan hidup membiara Sr. Antoneta Kaman, PBHK, serta atas suksesnya pelaksanaan retret para suster PBHK Regio Papua di Paroki Hati Kudus Tanah Merah.
Menurutnya, perjalanan hidup membiara selama empat dekade merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus menjadi teladan bagi umat dalam menghidupi panggilan iman.
Pastor Jacob juga mengapresiasi moto hidup membiara yang menjadi inspirasi Sr. Antoneta, yang diambil dari Sabda Tuhan, "Mari ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Moto tersebut, menurutnya, menjadi sumber semangat dalam menjalankan karya pelayanan kepada Gereja dan masyarakat.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para Suster PBHK yang selama ini telah membantu pelayanan pastoral di Paroki Hati Kudus Tanah Merah. Kehadiran para suster dinilai memberikan kontribusi besar dalam mendampingi umat melalui berbagai bidang pelayanan.
"Kami berharap ke depan semakin banyak panggilan hidup membiara yang lahir sehingga pelayanan Gereja dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak umat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pastor Jacob juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kongregasi Puteri Bunda Hati Kudus Regio Papua yang telah berhasil menyelesaikan retret selama satu minggu di wilayah Paroki Hati Kudus Tanah Merah.
Sementara itu, Pimpinan PBHK Regio Papua, Sr. M. Kresensia Batlayeri, PBHK, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah beserta seluruh umat yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan retret dan Misa Syukur 40 Tahun Hidup Membiara Sr. M. Antoneta Kaman dapat berlangsung dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa para suster PBHK terus berupaya menghidupi visi kongregasi, yakni bersama Maria Bunda Hati Kudus, dijiwai oleh karisma dan spiritualitas para pendiri untuk membangun komunitas religius yang misioner, total, tangguh, dan penuh semangat persaudaraan.
Menurutnya, melalui retret tersebut para suster dipanggil untuk terus memperbarui diri, memperdalam kehidupan rohani, serta meningkatkan semangat pelayanan di tengah masyarakat dan karya-karya pewartaan Gereja, sehingga mampu menjadi saksi kasih Kristus di mana pun mereka diutus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....