Diskominfo Boven Digoel Perkuat OMK Melalui Pelatihan Literasi Digital

  • 11 Jun 2026 15:30 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial, kemampuan memahami serta menyaring informasi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boven Digoel menggelar Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital bagi Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Hati Kudus Tanah Merah.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Orang Muda Katolik yang Cerdas Bermedia, Kritis terhadap Informasi, dan Kreatif dalam Berkarya melalui Jurnalistik Digital” itu berlangsung di Aula Cenderawasih Paroki Hati Kudus Tanah Merah dan diikuti puluhan anggota OMK.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Diskominfo Kabupaten Boven Digoel Maria Payung Langi, Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah, para narasumber dari Diskominfo, serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Pastor Raymond Esebius Fasak, MSC, yang mewakili Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yang terus memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda, khususnya Orang Muda Katolik.

Menurut Pastor Raymond, peran kaum muda saat ini sangat strategis dalam pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk memahami perkembangan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.

“Orang Muda Katolik harus mampu menjadi pengguna media yang cerdas, kritis dalam menerima informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks. Kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, menuntut generasi muda untuk lebih teliti dalam memilah informasi yang beredar,” ujar Pastor Raymond,Senin 8 Juni 2026.

Ia juga mendorong para peserta untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik sebagai sarana menyampaikan informasi yang edukatif, inspiratif, dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Boven Digoel, Maria Payung Langi, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, terutama generasi muda yang setiap hari berinteraksi dengan berbagai platform media sosial.

Menurutnya, kemampuan memahami dan memverifikasi informasi menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam informasi yang menyesatkan.

“Tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat dipercaya begitu saja. Karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain,” kata Maria.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini didukung melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Orang Asli Papua, termasuk generasi muda yang tergabung dalam OMK.

Maria berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menambah wawasan, memperkuat kemampuan literasi digital, serta mengembangkan keterampilan jurnalistik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelayanan di lingkungan gereja.

Pada kesempatan itu, Kadis Kominfo Boven Digoel secara resmi membuka Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital serta Pelatihan Jurnalistik bagi Orang Muda Katolik Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi pelopor literasi digital, bijak dalam bermedia sosial, serta aktif menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, edukatif, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....