Perbaikan Infrastruktur di Boven Digoel Masih Hadapi Sejumlah Kendala

  • 25 Jun 2026 18:54 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel– Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya. Namun, sejumlah kendala teknis dan persoalan hak ulayat masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Boven Digoel, Dino Adi Saputro, mengungkapkan bahwa kondisi Jembatan Wet yang berada di Distrik Mandobo saat ini sudah tidak layak digunakan. Meski pembangunan jembatan baru telah direncanakan, proses pelaksanaannya belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Dino, terdapat beberapa kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu, mulai dari kondisi lokasi yang sulit dijangkau alat berat, aktivitas masyarakat di sekitar jembatan, hingga persoalan hak ulayat yang masih memerlukan kesepakatan antara pemerintah daerah dan pemilik hak ulayat setempat.

“Secara konstruksi, kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak. Namun untuk pembangunan jembatan baru masih terdapat sejumlah kendala yang harus diselesaikan, terutama terkait akses alat berat dan penyelesaian hak ulayat,” ujarnya, Senin 23 Juni 2026.

Selain Jembatan Wet, pembangunan sejumlah ruas jalan strategis seperti Jalan Bosowa dan Jalan Ampera yang telah dialokasikan anggaran pada tahun ini juga belum dapat direalisasikan. Proyek tersebut masih menunggu hasil negosiasi dan kesepakatan dengan para pemilik hak ulayat di lokasi pembangunan.

Meski menghadapi berbagai hambatan, Dinas PUPR menegaskan tetap berkomitmen memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Boven Digoel.

Pihaknya juga memastikan berbagai upaya akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan dan jembatan secara bertahap demi menunjang aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dinas PUPR turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas belum maksimalnya penanganan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang ada sembari menunggu proses penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi.

“Kami tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap dan terus mencari solusi agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Dino.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....