BPS Boven Digoel Dorong Integrasi Data untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

  • 26 Jun 2026 06:54 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boven Digoel terus mendorong penguatan statistik sektoral sebagai bagian dari implementasi program Satu Data Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan standar data yang seragam, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung pembangunan daerah.

Kepala BPS Kabupaten Boven Digoel, Novita Damayanti, mengatakan program Satu Data Indonesia merupakan kebijakan nasional yang diterapkan secara serentak di seluruh daerah. Dengan demikian, penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Boven Digoel harus mengacu pada standar yang sama dengan daerah lain di Indonesia.

“Karena Satu Data Indonesia merupakan program yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, maka kegiatan statistik sektoral yang ada di Aceh akan sama dengan yang ada di Boven Digoel. Standar data yang digunakan harus seragam sehingga dapat menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dibandingkan,” ujarnya,selasa 23 Juni 2026.

Menurut Novita, penerapan Satu Data Indonesia tidak hanya bertujuan mewujudkan standarisasi data, tetapi juga memperkuat koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi antarinstansi pemerintah. Melalui sistem yang terintegrasi, data yang dimiliki setiap OPD dapat diakses dan dimanfaatkan bersama tanpa harus melalui proses permintaan data secara berulang.

“Yang ingin kita wujudkan adalah bagaimana data bisa saling berbagi pakai. Jadi tidak perlu lagi setiap kali membutuhkan data harus menghubungi OPD yang menghasilkan data tersebut. Ketika data sudah terintegrasi, maka semua pihak dapat memanfaatkannya sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, integrasi data juga menjadi langkah penting untuk memastikan tersedianya informasi yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang telah melalui proses koordinasi dan kesepakatan bersama antar-OPD akan menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi pemerintah daerah.

“Data yang ditampilkan nantinya adalah data yang telah disepakati bersama, data yang up to date dan akurat. Data tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan pembangunan, evaluasi program, hingga pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan,” katanya.

Melalui penguatan statistik sektoral dan penerapan prinsip Satu Data Indonesia, BPS Kabupaten Boven Digoel berharap kualitas tata kelola data pemerintah daerah semakin meningkat sehingga mampu mendukung pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berbasis bukti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....