Sinergi Orang Tua,Sekolah Jadi Kunci Penerapan Aturan dan Peningkatan Belajar

  • 19 Jun 2026 21:23 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Kepala Sekolah SD Alam Anugerah Terindah, Vesel Emiliana Taek, mengajak seluruh orang tua siswa untuk memperkuat kerja sama dengan pihak sekolah dalam mendukung proses pendidikan anak. Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan evaluasi sekolah yang membahas sejumlah kebijakan penting terkait kedisiplinan, pendampingan belajar di rumah, hingga aturan perpindahan siswa di lingkungan Distrik Mandobo.

Dalam kesempatan itu, kepala sekolah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dalam membentuk kebiasaan belajar dan karakter anak.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah larangan membawa telepon seluler (ponsel) ke sekolah, kecuali untuk kebutuhan tertentu atas arahan guru. Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan agar siswa dapat lebih fokus belajar dan meningkatkan interaksi sosial dengan teman-temannya.

“Waktu istirahat menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk berinteraksi secara langsung. Jika membawa ponsel, mereka cenderung lebih sibuk sendiri. Apabila ada keperluan mendesak, orang tua dapat menghubungi wali kelas atau guru piket,” kata Emilinana,Jumat 19 Juni 2026.

Pihak sekolah juga mengingatkan bahwa sekolah tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang yang dilarang dibawa ke lingkungan sekolah.

Selain itu, kedisiplinan waktu turut menjadi perhatian. Jam pelajaran dimulai pukul 07.15, namun masih ditemukan siswa yang datang terlambat sehingga kehilangan kesempatan mengikuti pelajaran pada jam pertama. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap pemahaman materi dan hasil belajar siswa.

Di bidang akademik, Vesel menilai kemampuan membaca siswa secara umum telah berkembang cukup baik. Namun, kemampuan menulis masih membutuhkan perhatian dan pendampingan dari orang tua di rumah.

“Masih ada tulisan siswa yang belum rapi, melewati garis, atau bentuk huruf yang kurang jelas. Karena itu tugas mencatat yang diberikan guru bertujuan melatih ketelitian dan kerapian. Kami berharap orang tua ikut mendampingi anak belajar di rumah karena waktu anak bersama keluarga lebih banyak dibandingkan di sekolah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penyelesaian tugas dan pekerjaan rumah memiliki kontribusi terhadap nilai akhir siswa, karena penilaian rapor tidak hanya berasal dari ujian, tetapi juga proses belajar yang berlangsung selama satu semester.

Dalam pertemuan tersebut turut disampaikan aturan baru mengenai perpindahan siswa antar sekolah di Distrik Mandobo. Berdasarkan kesepakatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKS) bersama lima sekolah lainnya pada 30 Mei 2026, setiap perpindahan siswa wajib disertai surat keterangan resmi yang memuat alasan perpindahan dan diketahui oleh kepala sekolah asal, Ketua KKS, serta pengawas sekolah.

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan dan mengurangi perpindahan sekolah yang dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Menutup penyampaiannya, Vesel Emiliana mengajak seluruh orang tua untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan sekolah.

“Pendidikan yang baik lahir dari kerja sama antara sekolah dan keluarga. Kami berharap seluruh aturan yang telah disepakati dapat dipahami dan didukung bersama demi perkembangan dan masa depan anak-anak,” ucap Emiliiana

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....