Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Diharapkan Jadi Motor Penggerak Organisasi
- 30 Mei 2026 02:18 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Bupati Kabupaten Boven Digoel, Roni Omba, berharap para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak organisasi pemerintahan, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta melahirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Boven Digoel.
Selain kepada pejabat tinggi pratama, Bupati juga menekankan pentingnya peran Pejabat Administrator dan Pengawas dalam memastikan seluruh program dan pelayanan pemerintah berjalan optimal hingga tingkat pelaksana, sehingga tujuan pembangunan daerah dapat tercapai dengan baik.
Dalam sambutannya, Bupati turut menjelaskan mekanisme penempatan dan perpindahan tugas ASN. Ia menegaskan bahwa setiap perubahan penempatan harus melalui prosedur resmi dan sistem berjenjang atau vertikal. Selama belum ada persetujuan resmi, penempatan pegawai tidak dapat dipindahkan begitu saja antar perangkat daerah.
“Ingat, dulu Bapak/Ibu tidak ada yang disuruh mengikuti tes CPNS. Bapak/Ibu mendaftar atas kemauan sendiri, lulus atas kemampuan sendiri, lalu bersumpah setia kepada negara. Maka jangan pernah ada yang berkata ‘Saya tidak mau di sini, mau pindah ke sana’. Kalau sudah menjadi abdi negara, harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan,” ujar Bupati Rony,Jumat 29 Mei 2026
Bupati juga membagikan pengalaman pribadinya saat bertugas di wilayah luar daerah dan distrik. Menurutnya, aparatur yang ditempatkan di distrik tidak perlu merasa berat karena masyarakat di kampung-kampung memiliki sikap yang baik dan terbuka, selama aparatur mampu membangun pendekatan yang baik dengan masyarakat.
“Saya pernah bekerja di luar, satu bulan bisa pindah ke beberapa kampung, tidur dan tinggal bersama masyarakat. Itu justru menyenangkan dan banyak pelajaran berharga. Masyarakat kita di distrik-distrik itu baik-baik, tergantung cara kita mendekatinya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Roni Omba juga memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah bekerja maksimal, termasuk pegawai yang hingga kini belum mendapatkan kesempatan menduduki jabatan meski telah memenuhi syarat kepangkatan dan golongan.
“Teruslah berdoa dan bekerja keras, jangan menuntut atau meminta jabatan. Kesempatan pasti akan datang bagi yang berdedikasi,” kata Bupati Rony
Terkait legalitas pelantikan, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan, baik yang dilakukan pada 17 Maret lalu maupun pelantikan saat ini, telah sesuai aturan dan sah secara hukum. Ia menyebut hingga kini tidak ada teguran ataupun sanksi dari Badan Kepegawaian Negara sebagai lembaga yang berwenang memberikan penilaian terhadap proses tersebut.
“Informasi sempat beredar luas hingga ke Jakarta, namun fakta berbicara, sampai hari ini saya tidak pernah menerima satu surat teguran pun dari BKN. Artinya, pelantikan kemarin dan hari ini adalah sah dan benar sesuai hukum,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan kemudahan langkah kita semua dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan Kabupaten Boven Digoel,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....