Bupati Roni Omba: Jabatan Adalah Amanah untuk Melayani Masyarakat

  • 31 Mei 2026 07:39 WIB
  •  Bovendigoel

BOVEN DIGOEL – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Boven Digoel, Tanah Merah, Jumat (29/5/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi dan penguatan organisasi perangkat daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Boven Digoel.

Pelantikan dilakukan berdasarkan rekomendasi hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang telah memperoleh persetujuan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Surat Nomor 100.2.2.6-3259-SJ tanggal 25 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak yang melekat pada seseorang, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

"Jabatan bukan hak, melainkan kepercayaan yang diberikan negara dan masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara administratif, moral, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegas Bupati.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial atau pengisian jabatan semata, tetapi merupakan bagian dari penyegaran organisasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan kinerja birokrasi agar semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebanyak tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) resmi dilantik, yakni Maria Payunglani sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Evelince Amotai Kumakarot sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Leorius Agus Sutikno sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Felix Yosef Arfandi sebagai Sekretaris DPRK, Paulinus Koimot sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Fera Melania Resubun sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, serta Dilemon Junani T. Metemko sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Selain itu, lima pejabat Administrator (Eselon III) turut dilantik, yakni Swanto Sudirman Marpaung sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika, Thomas Semud sebagai Kepala Distrik Ambatkwi, Emi Arungpadang sebagai Kepala Distrik Iliandit, Rikardo Lukas sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Pembentukan Produk Hukum Daerah pada Sekretariat DPRK Kabupaten Boven Digoel, serta Frederika Pekei sebagai Kepala Distrik Kawagit.

Sementara itu, lima pejabat Pengawas (Eselon IV) yang dilantik adalah Yohana Wombaki sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Komunikasi dan Informatika, Yohanis Oka sebagai Sekretaris Distrik Iliandit, Maria Farong sebagai Kepala Subbagian Rapat dan Risalah pada Sekretariat DPRK Kabupaten Boven Digoel, Bertila Wombongrop sebagai Kepala Subbagian Kelembagaan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan dan Perikanan, serta Rifa Devia Grenadam Bawa sebagai Kepala Subbagian Kinerja dan Reformasi Birokrasi pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Boven Digoel.

Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif, disiplin, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas. Karena itu, seluruh aparatur sipil negara dituntut mampu bekerja secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Roni Omba juga mengingatkan para pejabat agar senantiasa menjaga integritas serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Ia menegaskan bahwa setiap ASN harus menjadi teladan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menekankan pentingnya koordinasi antara pejabat lama dan pejabat yang baru dilantik guna menjaga kesinambungan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

Perhatian khusus juga diberikan kepada para kepala distrik dan kepala kampung agar lebih aktif berada di wilayah tugas masing-masing. Menurutnya, kehadiran pimpinan pemerintahan di tingkat distrik dan kampung sangat penting untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat.

Terkait sejumlah jabatan yang masih kosong pada beberapa organisasi perangkat daerah, Bupati menjelaskan bahwa proses pengisiannya akan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, termasuk melalui persetujuan teknis dari instansi yang berwenang.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel telah dilaksanakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk terus memperkuat semangat pengabdian, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Pelantikan tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, lima pejabat Administrator, dan lima pejabat Pengawas tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Boven Digoel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....