Penyempurnaan Model Pembinaan Ekonomi Kreatif Dihasilkan Masukan Peserta
- 26 Mei 2026 14:38 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boven Digoel menggelar seminar pemaparan hasil kajian modeling pembinaan dan pengembangan kelompok ekonomi kreatif daerah. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Miranti, Tanah Merah, Selasa (26/5/2026) ini menjadi momentum penting dalam merumuskan strategi pengembangan potensi lokal berbasis budaya dan kreativitas masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boven Digoel, Robertus Wiyama, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif.
Menurutnya, ekonomi kreatif merupakan kekayaan intelektual yang lahir dari kreativitas manusia dan berbasis pada warisan budaya, ilmu pengetahuan, serta teknologi.
“Di Kabupaten Boven Digoel, ekonomi kreatif berkembang cukup nyata, terutama pada bidang seni tari, seni rupa, musik, hingga kuliner khas daerah,” ujarnya di hadapan Bupati Boven Digoel Roni Omba, para kepala OPD, narasumber, kepala distrik, pelaku usaha, dan para seniman yang hadir.
Dalam pemaparan hasil penelitian dan pengkajian yang dilakukan tim bersama narasumber beberapa waktu lalu, sasaran kajian difokuskan pada pelaku usaha, baik perorangan maupun kelompok, khususnya sanggar-sanggar budaya yang tersebar di wilayah Boven Digoel.
Berdasarkan data tahun 2024, tercatat sebanyak 48 kelompok usaha ekonomi kreatif aktif di Kabupaten Boven Digoel. Dari jumlah tersebut, tim peneliti mengambil sampel sebanyak 36 kelompok untuk dijadikan objek pengamatan, wawancara, dan pengumpulan data lapangan.
“Kami berharap 36 kelompok yang telah diwawancarai ini dapat mewakili kondisi seluruh kelompok ekonomi kreatif yang ada di Boven Digoel. Kami melihat tantangan, kendala, maupun potensi yang dihadapi memiliki karakteristik yang hampir sama di setiap wilayah,” jelasnya.
Robertus menegaskan, laporan hasil kajian yang dipaparkan dalam seminar tersebut belum bersifat final. Karena itu, seminar dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk menyerap masukan, saran, dan usulan dari para peserta guna menyempurnakan hasil kajian.
“Kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari seluruh peserta. Semua masukan akan kami tampung untuk menyempurnakan laporan akhir hasil kajian modeling pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif Kabupaten Boven Digoel agar lebih tepat sasaran dan bermanfaat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah yang telah mendukung proses penelitian hingga pelaksanaan seminar tersebut.
Hasil akhir kajian ini nantinya akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam merancang program pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif yang lebih terarah bagi para pelaku usaha kreatif di Kabupaten Boven Digoel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....