23 Siswa SMAK St. Maria Tanah Merah Lulus 100 Persen

  • 04 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Sebanyak 23 siswa kelas XII SMA Katolik St. Maria Tanah Merah dinyatakan lulus 100 persen pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ucapan syukur dan penamatan berlangsung di Gedung Miranti, Tanah Merah, Senin (4 Mei 2026), dengan mengusung tema “Melangkah Bersama Kristus.”

Kepala SMAK St. Maria Tanah Merah, Anonsiata Y Karubun, S.Pd, menyampaikan bahwa jumlah siswa yang lulus tahun ini merupakan hasil dari proses panjang sejak awal mereka masuk sekolah pada tahun ajaran 2022/2023.

Ia menjelaskan, sejak duduk di kelas X, jumlah siswa mencapai lebih dari 30 orang. Namun, melalui proses seleksi dan evaluasi kenaikan kelas, jumlah tersebut menyusut hingga tersisa 23 siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga kelas XII.

“Perjalanan mereka tidak mudah. Para siswa telah terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, baik akademik maupun non-akademik, hingga akhirnya bisa mencapai tahap kelulusan ini,” ujarnya.

Tema “Melangkah Bersama Kristus” tidak hanya menjadi tema penamatan, tetapi juga menjadi refleksi iman yang terus dibangun selama masa pendidikan, termasuk dalam kegiatan rekoleksi siswa.

Menurutnya, para siswa berasal dari latar belakang yang beragam dengan dinamika emosi dan berbagai tantangan. Namun, melalui proses tersebut, mereka turut membawa kontribusi positif bagi nama baik sekolah.

“Tanpa Kristus kita semua tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar menjadikan kelulusan ini sebagai langkah awal dalam menata masa depan, baik di dunia perkuliahan maupun dunia kerja, dengan tetap menjadikan Kristus sebagai teladan hidup.

“Ketika merasa lelah, kesulitan, atau takut, ingatlah bahwa Kristus selalu menyertai setiap langkah,” pesannya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya meneladani Bunda Maria dalam kehidupan sehari-hari sebagai sosok yang setia dalam iman dan doa.

Kepala sekolah turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SMAK St. Maria Tanah Merah selama kurang lebih tiga tahun.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua.

“Kami percaya, tanggung jawab mendidik bukan hanya milik orang tua, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama para tenaga pendidik. Beban itu terasa ringan ketika dijalankan bersama,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel, Yayasan Amam Bekai Sefalie, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta berbagai pihak yang terus memberikan perhatian dan dukungan bagi perkembangan SMAK St. Maria Tanah Merah.

“Patut disyukuri bahwa kami tidak berjalan sendiri. Semoga kelulusan ini menjadi awal bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

SMAK St. Maria Tanah Merah, lanjutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi muda Boven Digoel yang cerdas, berkarakter, dan beriman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....